Awalnya Tegang, Jokowi Lantas Tertawa Girang

Selasa, 21 Agustus 2018 – 22:19 WIB
Presiden Jokowi dan pejabat yang menyaksikan aksi Eko Yuli terlihat girang di JIEXPO Kemayoran, Selasa (21/8). (Foto: Setpres/JPNN)

jpnn.com, JAKARTA - Medali emas ke-5 dipersembahkan lifter andalan Indonesia Eko Yuli Irawan bikin Presiden Joko Widodo tertawa girang. Padahal awalnya suami Iriana itu tampak tegang ketika Eko melangkah menuju barbel beban.

Eko Yuli berhasil menambah medali emas untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018 melalui cabang angkat besi di kelas 62 kilogram (kg) putra yang digelar di venue angkat besi Hall A, Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8).

BACA JUGA: Eko Yuli Raih Emas Asian Games 2018, Jokowi: Alhamdulillah

Saat momentum menenangkan sekaligus membanggakan itu, Jokowi didampingi Menko PMK Puan Maharani, Menpora Imam Nahrawi, Chef de Mission kontingen Indonesia Syafruddin dan Ketua Umum PB PABBSI Rosan Roeslani.

"Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. Saya kira perjuangan Eko Yuli memang saya lihat tadi sejak awal sangat percaya diri. Dan ini memang sudah diprediksi dan dimasukkan target. Alhamdulillah kita tambah satu emas lagi," ucap Jokowi dengan bangga.

BACA JUGA: Yo Yo Ayo! Fajar / Rian Akhiri Puasa Indonesia Sejak 2002

Ini kesekian kalinya Presiden Ketujuh RI menyaksikan langsung perjuangan atltet Indonesia meraih medali emas di Asian Games 2018. Sebelumnya, Jokowi hadir saat Defia meraih emas perdana untuk Indonesia di cabang olahraga taekwondo, Minggu (19/8).

Lalu, dia juga menyaksikan perolehan emas kedua yang disumbangkan atlet wushu andalan Indonesia Lindswell Kwok.

BACA JUGA: Jokowi Diserbu Volunteer Asian Games 2018

Sementara Eko berhasil mengangkat beban seberat 141 kg untuk snatch dan 170 kg untuk clean and jerk, sehingga total angkatannya 311 kg. Raihan Eko jauh mengungguli atlet asal Vietnam Van Vinh Trinh yang harus puas di posisi kedua dengan total angkatan 299 kg, dan peraih perunggu asal Uzbekistan, Adkhamjon Ergashev dengan total angkatan 298 kg.

Bersyukur "Pecah Telur"

Seusai pertandingan, Eko pun mengucapkan syukur karena bisa mencatat sejarah bagi cabang angkat besi di Asian Games dengan meraih medali emas. Dia juga lega bisa memenuhi target dari pemerintah.

Sebelumnya, capaian terbaik Indonesia untuk angkat besi adalah medali perak yang diraih lifter putri Sri Wahyuni di Asian Games 2014 Incheon. Hasil ini diulangi Sri dengan meraih perak di kelas 48 kg putri di Asian Games 2018 ini.

"Ya ini adalah sejarah pertama untuk angkat besi putra, karena selama ini kan masih di perak. Alhamdulilah sekarang bisa pecah telur," ucap lifter yang istrinya tengah hamil tua.

Dia pun mengapresiasi kehadiran Kepala Negara yang menonton langsung dirinya beraksi. Baginya, hal tersebut menambah motivasi untuk bisa menampilkan yang terbaik. (fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sepertinya Gerindra Mainkan Isu Agraria Pakai Data Kardus


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler