Awas Ada Mi yang Kedaluwarsa Setahun

Sabtu, 11 Juli 2015 – 09:49 WIB
Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Pasuruan dan tim gabungan yang melibatkan instansi terkait seperti dinas kesehatan (dinkes) dan Yayasan Perlindungan Konsumen (YPK) saat menggelar sidak mamin kedaluarsa. FOTO: JAWA POS GRUP

jpnn.com - PASURUAN - Makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi masih beredar di pasar swalayan Kota Pasuruan. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) kemarin (10/7), petugas gabungan menemukan sejumlah makanan dan minuman yang tidak layak. 

Ada yang kedaluwarsa, kemasannya penyok, hingga berjamur. Beberapa di antaranya dikemas dalam parsel.

Selain Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Pasuruan, tim gabungan melibatkan instansi terkait seperti dinas kesehatan (dinkes) dan Yayasan Perlindungan Konsumen (YPK). Beberapa sampel makanan yang tidak layak konsumsi langsung disita.

''Di Kebonagung, kami temukan mi kering kemasan bal-balan yang kedaluwarsa sekitar setahun lalu. Ini sangat memprihatinkan. Barang gitu kok masih dijual. Ndak jujur itu namanya,'' ujar Sumarni, kepala Diskoperindag Kota Pasuruan.

Di tempat yang sama, tim juga menemukan makanan dan minuman yang sudah tidak layak konsumsi. Misalnya, susu kaleng yang sudah penyok dan puluhan teh botol kedaluwarsa.

Selain itu, tim mendatangi sebuah pasar swalayan di Jalan KH Wahid Hasyim Kota Pasuruan. Hasilnya, ditemukan kue yang kedaluwarsa dalam parsel. Juga, kemasan jamur tiram yang berjamur dan rusak.

Yang mengherankan, meski tidak layak konsumsi, barang-barang tersebut masih dipajang (display). Makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi itu pun disita petugas untuk selanjutnya dimusnahkan.

''Kami sayangkan barang yang sudah rusak kok masih dipajang. Malah ada yang dimasukkan dalam kemasan parsel. Kami peringatkan pedagang agar tidak merugikan warga yang membeli. Apalagi ini menjelang Lebaran,'' jelas Sumarni.

Diskoperindag juga merencanakan sidak serupa untuk memantau kualitas makanan beku (frozen food) di pasaran. Dengan langkah itu, diskoperindag berharap masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan ketika membeli makanan dan minuman menjelang Lebaran. (lel/aad/mas/dwi) 

BACA JUGA: Menteri Yuddy Instruksikan Pemkot Serang Fokus Benahi Pelayanan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Abu Raung Perih dan Panas jika Kena Mata


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler