Azis: Rumah Sakit Jangan Offside Tetapkan Harga Vaksin

Kamis, 17 Desember 2020 – 19:19 WIB
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. Foto: Humas DPR RI.

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Azis Syamuddin menyesalkan maraknya kabar rumah sakit yang telah membuka pendaftaran dan menetapkan harga vaksinasi Covid-19.

Padahal, belum ada penetapan ketentuan vaksinasi maupun harga vaksin oleh pemerintah.

BACA JUGA: Bamsoet Apresiasi Negara Tanggung Biaya Vaksin Corona

Azis mengimbau seluruh RS di Indonesia, masyarakat, dan pihak-pihak terkait, menunggu arahan pemerintah.

"Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa pemberian vaksin kepada masyarakat gratis. Pihak rumah sakit jangan offside, harap bersabar, tunggu regulasinya, tunggu arahan  dan keputusan pemerintah," kata Azis, Kamis (17/12).

BACA JUGA: Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19, Iwan Fals: Wah Mantap

Wakil ketua umum Partai Golkar itu mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengoordinasikan RS agar tidak mencuri start sampai diterbitkannya peraturan resmi dari pemerintah.

Mantan ketua Komisi III DPR itu pun mendorong pemerintah dan Kemenkes untuk segera menerbitkan regulasi terkait program vaksinasi, guna menghindari komersialisasi dan masalah teknis di lapangan.

Menurutnya, peraturan tersebut harus dapat memastikan program vaksinasi berjalan lancar dan efektif untuk menuntaskan pandemi Covid-19, serta tidak menimbulkan benturan pihak-pihak terkait.

"Peraturan terkait vaksinasi harus mengatur secara detail mekanisme vaksinasi, harga vaksin, bagaimana ketentuan vaksin mandiri, bagaimana ketentuan vaksin subsidi," katanya.

Menurutnya, skala prioritas distribusi vaksin, tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19, serta pasien-pasien yang kritis perlu diprioritaskan. Termasuk RS yang akan mendistribusikan vaksin, hingga bentuk pengawasannya harus diatur.

Sebab itu, Azis mendorong pemerintah memastikan program vaksinasi berjalan setelah mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga masyarakat dapat merasa yakin dan aman untuk divaksinasi.

"Mari tunggu informasi yang resmi dan valid dari pemerintah mengenai program vaksinasi. Masyarakat dan pihak-pihak terkait harap bersabar dan menunggu arahan dari pemerintah," imbaunya. (boy/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler