jpnn.com - JAKARTA - Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra meninggal dunia di Malaysia, Minggu (18/9).
Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Azyumardi Azra.
BACA JUGA: Berita Duka, Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra Meninggal Dunia
Menurut JK, Azyumardi Azra begitu banyak jasanya kepada bangsa ini.
"Begitu banyak jasa beliau kepada kita semua, kepada umat, kepada bangsa," kata JK dalam pesan videonya yang diterima di Jakarta, Minggu (18/9).
BACA JUGA: Deretan Karangan Bunga Banjiri Rumah Azyumardi Azra, Ada dari Pak Jokowi, Lihat tuh
JK mengatakan bahwa sumbangsih guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu tidak hanya di tanah air, tetapi juga diakui secara internasional.
Hal itu terbukti Azyumardi Azra warga negara Indonesia (WNI) pertama yang memperoleh gelar Commander of the Order of British Empire (CBE) dari Kerajaan Inggris, sehingga dan menjadi 'Sir' pertama di Indonesia.
BACA JUGA: Azyumardi Azra Meninggal Dunia, Mahfud MD: Indonesia Kehilangan Jubir Tangguh
"Di internasional dia mungkin satu-satunya warga negara yang mendapat gelar Lord atau Sir di Indonesia, dan juga memiliki keilmuan yang sangat dihormati di kalangan intelektual di dunia ini," ungkap JK.
Selama dua kali mengampu jabatan sebagai wapres RI, JK mengaku Azyumardi pernah mendampinginya selaku deputi politik dan staf khusus.
"Selama 10 tahun saya menjadi wapres," ucapnya.
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu pun menyampaikan dukacita sekaligus menghaturkan doa atas berpulangnya Azyumardi di Malaysia pada Minggu siang.
"Atas nama saya pribadi dan keluarga serta Dewan Masjid menyampaikan ucapan belasungkawa. Dengan doa mudah-mudahan arwah beliau diterima di sisi-Nya, ditempatkan di tempat yang tinggi di sisi Allah SWT,” kata JK.
Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra yang mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Serdang Selangor, Malaysia, Minggu pukul 12.30 waktu setempat.
Mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu berpulang setelah sempat dirawat sejak Jumat (16/9) akibat gangguan kesehatan yang dialaminya saat kunjungan kerja ke Malaysia.
Azyumardi adalah cendekiawan muslim yang menorehkan banyak prestasi sebelum terpilih menjadi Ketua Dewan Pers periode 2022—2025. Dia dilantik memimpin Dewan Pers pada Mei lalu. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi