Badan Otorita Pariwisata Bisa Menjadi Akselerator Wisata Indonesia

Senin, 11 Januari 2016 – 02:49 WIB
Menpar Arief Yahya/ dok JPNN

jpnn.com - JAKARTA- Badan Otorita Pariwisata (BOP) yang dimunculkan oleh Kementerian pariwisata di era Arief Yahya mendapatkan dukungan dari para pengamat. BOP diyakini bakal memberikan akselerasi perkembangan wisata tanah air dengan signifikan.

Pengamat Kelautan dan Ekonomi Pariwisata, Arif Satria, menganggap ini sebagai peluang bagi pariwisata daerah. Dengan fokus pengembangan pariwisata andalan, maka fokus destinasi akan menjadi maksimal.

BACA JUGA: Badan Otorita Pariwisata untuk Danau Toba, Ini Penjelasan Arief Yahya

"Kalau dasarnya tidak atas kepentingan kawasan destinasi, badan tersebut memang bisa tumpang tindih dengan keberadaan Kemenpar. Tetapi karena fokusnya kepada kawasan destinasi, akselerasi luar biasa untuk pariwisata kawasan akan ditunjukkan oleh badan itu," terang lelaki bergelar profesor tersebut.

Arif juga menyindir birokrasi di Indonesia yang berbelit-belit dan tak memiliki orientasi untuk maju. Diajak bekerja cepat, birokrasi yang sudah terbiasa malas karena rezim terdahulu yang bukan berorientasi hasil, malah malas.

BACA JUGA: Khusus Pria! Coba 3 Trik Ini saat Hohohihi, Wanita Dijamin Lemaassss

Itu pun memengaruhi kecepatan proses pengembangan. Kata dia, kemacetan proses pengembangan itu berada pada infrastruktur di destinasi wisata yang tak jarang memprihatinkan. 

"Dengan badan ini, seharusnya semua hal itu bisa dibereskan secepat mungkin. Asalkan badan ini komit untuk tetap fokus destinasi dan memprioritaskan infrastruktur," kata lelaki yang juga Dekan Fakultas Ekologi Manusia (Fema) Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut.

BACA JUGA: No Way! Jangan Katakan 4 Kalimat Ini Pada Wanita Single

Dengan adanya BOP, kawasan destinasi wisata yang berada di daerah-daerah yang birokrasinya dinilai kurang memiliki kemampuan untuk mengembangkan destinasi wisata dengan cepat harusnya diprioritaskan.

"Kalau boleh usul, dua kawasan mungkin harus diprioritaskan ditangani badan ini, yakni Raja Ampat dan Komodo. Kalau dikembangkan sungguh-sungguh, serius, orientasi ke depan, saya yakin Raja Ampat punya peluang besar mengungguli Maladewa," tegasnya. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penting Pake Banget! Tips Hindari Pelecehan Seksual di Tempat Kerja


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler