Baku Tembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Mahfud MD Melihat Kejanggalan Ini

Kamis, 14 Juli 2022 – 07:45 WIB
Suasana di sekitar kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (13/7). Saat ini, polisi masih melakukan olah TKP baku tembak antaranggota Polri di rumah Irjen Ferdy Sambo. Foto: Mercurius Thomos Mone/JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Kasus penembakan di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menyita perhatian Menko Polhukam Mahfud MD. Dia bahkan melihat ada kejanggalan.

Mahfud MD terang-terangan menyebut kejanggalan muncul pada penanganan maupun penjelasan Polri sendiri yang tidak jelas hubungan antara sebab dan akibat setiap rantai peristiwanya.

BACA JUGA: Istri Ferdy Sambo Teriak Picu Baku Tembak, Kejanggalan Besar, Terbaru soal Senjata

"Kasus itu memang tak bisa dibiarkan mengalir begitu saja karena banyak kejanggalan," tulisan Mahfud melalui akun @mohmahfudmd di Instagram, Rabu (13/7).

Dalam insiden itu, anggota Polri Brigadir Polisi Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tewas dengan sejumlah luka tembak. Keluarga bahkan menemukan ada luka sayatan.

BACA JUGA: Pertahankan Guru Honorer, Daerah Ini Tambah Anggaran Gaji, Mantap!

Brigadir J tewas setelah baku tembak dengan anggota Polri lainnya berinisial Bharada E.

Brigadir J merupakan ajudan drive caraka (ADV) istri Kadiv Propam Polri, Putri Candrawathi Sambo, sedangkan Bharada E ajudan Irjen Ferdy Sambo.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Kejanggalan Penembakan Brigadir J Terungkap, Istri Ferdy Sambo Langsung Bertindak, Jangan Kaget Ya

Versi polisi, bau tembak dipicu aksi pelecehan seksual dan penodongan pistol oleh Brigadir J terhadap istri jenderal bintang dua itu.

Mahfud MD pun menyatakan kredibilitas Polri dan pemerintah menjadi taruhan dalam pengungkapan kasus itu.

Terlebih lagi lebih dari setahun terakhir, Polri selalu mendapat persepsi positif yang tinggi dari publik sebagaimana hasil survei sejumlah lembaga.

Oleh karena itu, selaku ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mahfud meminta Sekretaris Kompolnas Benny J Mamoto untuk aktif menelisik kasus ini guna membantu Polri membuat perkara menjadi terang.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga mendukung langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membentuk tim khusus guna menginvestigasi kasus baku tembak Brigadir J dan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri.

Mahfud melihat perkembangan penanganan kasus itu bagus lantaran selain membentuk tim, Kapolri juga sudah mengumumkan pelibatan Kompolnas dan Komnas HAM guna mengungkap secara terang kasus tersebut.

BACA JUGA: Brigadir J Tewas di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Mujahid 212 Singgung Saksi Kunci

"Kemenko Polhukam akan mengawalnya," ucap Mahfud yang saat ini berada di Madinah seusai melaksanakan ibadah haji.

Insiden baku tembak antarpolisi itu terjadi di rumah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo, di kompleks Polri Duren Tiga No. 46 kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7) pukul 17.00 WIB.

Namun, Mabes Polri baru buka suara tentang peristiwa mengerikan itu beberapa hari setelah kejadian, tepatnya pada Senin (11/7).

BACA JUGA: Cerita Seno Sukarto tentang Irjen Ferdy Sambo & Nyonya, Ada yang Berubah, Ternyata

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan telah membentuk tim gabungan melibatkan pihak internal dan eksternal Polri guna mengungkap kasus penembakan antaranggotanya itu.

"Saya sudah membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Pak Wakapolri," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/7). (ant/fat/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler