Bali United vs Bhayangkara FC, Widodo: Tak Boleh Keluar dari Ritme Permainan

Jumat, 09 Juni 2017 – 05:48 WIB
Selebrasi pemain Bali United saat menekuk Perseru Serui dengan skor 3-1 (2-0) dalam laga lanjutan Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (4/6). Foto: Miftahuddin Halim/Radar Bali/JPNN

jpnn.com, KUTA - Widodo C. Putro sudah memimpin Bali United dalam empat pertandingan sejak menggantikan Hans Peter Schaller pada 11 Mei.

Hasilnya? Mantan penyerang timnas Indonesia itu sukses membawa tim berjuluk Serdadu Tridatu tidak terkalahkan. Rinciannya, 3 kemenangan dan sekali imbang.

BACA JUGA: Pujian Media-Media Asing untuk Selebrasi Beda Agama Bali United

Malam nanti, ambisi Bali United untuk mempertahankan pencapaian tersebut diuji Bhayangkara FC dalam matchday kesepuluh Liga 1.

Tiga poin pada pertandingan yang akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu juga bisa menambah konfidensi.

BACA JUGA: Selebrasi Beda Agama Mendunia, Bali United Diklaim Milik Malaysia

Sebab, laga terakhir sebelum libur lebaran adalah melawan tuan rumah Arema FC 17 Juni mendatang di matchday ke-11.

''Semua siap bermain, kecuali empat pemain yang ke timnas. Intinya, kami besok (malam ini) tidak boleh keluar dari ritme permainan,'' ucapnya Widodo kemarin (8/6).

BACA JUGA: Bhayangkara FC Merasakan Ditimpa Ujian Berat Saat Ramadan

Empat pemain Bali yang membela timnas yakni Irfan Bachdim, Miftahul Hamdi, Yabes Roni, dan Ricky Fajrin.

Absennya keempat pemain itu ditengarai bisa mereduksi kekuatan tuan rumah. Apalagi, koleksi poin kedua tim juga tidak berbeda terlalu jauh.

Saat ini, Bali United berada di posisi 4 dengan 16 poin. Sedangkan Bhayangkara FC empat strip di bawah dengan 15 poin.

Jarak yang hanya satu angka itu bisa membuat tensi pertandingan kian tinggi. Bukan tidak mungkin bila terpeleset maka posisi tuan rumah dicongkel Bhayangkara FC.

Bali United harus mewaspadai ambisi tinggi tim tamu. Sebab, di matchday 9, tim polesan Simon McMenemy berhasil menang 2-0 atas Persib Bandung (4/6).

''Pertandingan akan sulit. Mereka (Bali United) bisa menjadi tim yang berbahaya di Liga 1,'' ucap Simon.

Meskipun bermain di kandang lawan yang berpotensi teror dari fans tuan rumah, Simon mengatakan bahwa Bhayangkara FC sudah terbiasa.

Pasalnya, meski bermain kandang pun suporter lawan selalu lebih banyak. Itu yang membuat mental tanding Evan Dimas dkk terbiasa tampil di bawah tekanan.

Disinggung mengenai apakah menjadi keuntungan bagi timnya karena Bali United minus empat pilarnya, mantan pelatih Filipina di Piala AFF 2010 itu menolaknya.

''Itu (pemain absen) tidak akan mengurangi kekuatan Bali United. Pelatih mereka (Widodo Cahyono Putro) pasti akan mengatasi hal ini. Persiapan kami akan sama seperti melawan Persib,” tutup pelatih asal Inggris itu. (io/JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Selebrasi Beda Agama Pemain Bali United Gemparkan Dunia


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler