Bambang Soesatyo Sebut Warisan KNPI yang Dilupakan Banyak Orang, Oh Ternyata

Rabu, 20 Oktober 2021 – 20:11 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan Ketua Umum KNPI Haris Pertama di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (20/10).

Kegiatan tersebut yaitu rapat pimpinan paripurna nasional (Rapimpurnas) yang dihadiri mantan ketua umum DPP KNPI lintas generasi, pengurus Organisasi Kepemudaan (OKP) tingkat nasional dan ketua DPD I KNPI se-Indonesia.

BACA JUGA: Wujud Kerja Nyata, KNPI Kongres NTB Bagikan Sembako pada Warga

Bamsoet mengaku sangat bangga karena KNPI telah menorehkan berbagai prestasi yang tercatat sebagai bagian dari sejarah perjalanan bangsa hingga sekarang.

Salah satu warisan KNPI, yaitu memelopori penyelenggaraan debat calon presiden yang diliput secara langsung oleh berbagai media.

BACA JUGA: Pengakuan Ruben Onsu yang tak Takut Mati, Hingga Siapkan Warisan

"Banyak orang lupa atau tidak mau tahu bahwa KNPI yang pertama kali menyelenggarakan debat kandidat capres. Sebuah legacy yang diwariskan KNPI dalam membangun demokrasi guna menjamin lahirnya kepemimpinan bangsa Indonesia yang berkualitas dan bermartabat," kata Bamsoet di Jakarta, Rabu (20/10).

Ketua DPR RI ke-20 menyampaikan DPP KNPI ketika itu juga menyelenggarakan dialog kebangsaan yang diselenggarakan dalam rangkaian acara Napak Tilas Nusantara dari Papua-Aceh yang telah merumuskan berbagai pemikiran sebagai implementasi dari semangat reformasi.

BACA JUGA: Bamsoet Beber Keunggulan Aplikasi GASPOL Milik IMI yang Bakal Diluncurkan Desember

Acara Dialog Kebangsaan ini dilanjutkan menjadi acara TVRI yang dilaksanakan seminggu sekali dengan menampilkan tokoh pemuda berprestasi sebagai narasumber.

KNPI juga menerbitkan secara berkala jurnal Resonasi sebagai wahana para pemuda Indonesia menorehkan gagasan dan pemikiran akademisi.

Setiap penerbitan jurnal Resonasi tersebut menjadi materi diskusi di berbagai perguruan tinggi terkemuka di negeri ini.

"Sengaja saya menyebut beberapa prestasi pada periode kami tersebut dengan harapan menjadi inspirasi dan motivasi bagi KNPI yang terbelah-belah saat ini menjadi bersatu kembali. Saya yakin pengurus KNPI sekarang mampu berbuat lebih dari pada itu," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umun Partai Golkar ini menerangkan sejak awal pendiriannya pada 1973, KNPI merupakan wadah pemersatu pemuda Indonesia melalui OKP.

KNPI juga merupakan miniatur Indonesia karena di dalamnya terdapat beragam elemen bangsa yang mencerminkan realitas objektif kebangsaan Indonesia yang majemuk.

Menurut Bamsoet, dalam kebhinekaan itu para pemuda dipertemukan dalam wadah KNPI dan berkomitmen untuk mengembangkan potensi kreatif masing-masing, saling bersinergi, bagi kemajuan bangsa.

"Selaras dengan semangat Sumpah Pemuda, KNPI tidak sekadar wadah bagi persatuan pemuda Indonesia, tetapi juga sebagai wahana untuk saling belajar dan mengembangkan diri, mengedepankan ide dan gagasan untuk kemajuan bangsa, serta berkontribusi produktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," paparnya.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan KNPI juga merupakan wadah persemaian kader-kader bangsa.

Melalui KNPI, seluruh identitas dan sentimen primordial ditanggalkan. Semua menyatu ke dalam identitas kebangsaan tanpa mereduksi realitas kemajemukan yang ada.

"Para pemuda dan aktivis yang tergabung dalam KNPI, juga merupakan calon-calon pemimpin bangsa yang berkulitas. Hal ini dapat dipahami mengingat KNPI merupakan laboratorium kepemimpinan pemuda Indonesia," ujar Bamsoet. (mrk/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler