Bamsoet Sebut Papua jadi Juara Umum di Cabor Tarung Derajat

Rabu, 13 Oktober 2021 – 18:57 WIB
Atlet Papua di Cabor Tarung Derajat. Foto:dok MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja semua pihak dalam mensukseskan jalannya pertandingan cabang olahraga (Cabor) Tarung Derajat di PON XX Papua.

Pertandingan dilaksanakan mulai 8 hingga 12 Oktober 2021, di GSG Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Papua berjalan dengan lancar.

BACA JUGA: Keren! Seragam Atlet Biliar PON XX Papua Ikuti Standar Internasional

Pria yang menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB Kodrat) mengatakan selama jalanya pertandingan tidak yang ada protes. Sportivitas dan fairplay terjaga dengan baik.

Menurut dia, dari 18 medali emas, perak dan 32 medali perunggu yang diperebutkan, Papua mendominasi dalam pertandingan itu.

BACA JUGA: Perolehan Medali PON XX Papua 2021: Jawa Barat Mulai Dibuntuti Jawa Timur

"Papua menjadi juara umum dengan meraih empat medali emas, tiga medali perak dan tiga medali perunggu," kata pria yang akrab disapa Bamsoet dalam siaran persnya, Rabu (13/10).

Posisi kedua ditempati Bali yang meraih empat medali emas, satu medali perak dan tiga medali perunggu.

BACA JUGA: Kuasai Cabor Pencak Silat, Jabar Nyaman di Puncak Perolehan Medali PON XX Papua

Sementara posisi ketiga ditempati Aceh yang meraih tiga medali emas, satu medali perak dan lima medali perunggu. Ketiga juara umum juga mendapatkan uang pembinaan.

"Papua Rp 50 Juta, Bali Rp 30 Juta, dan Aceh Rp 20 Juta, yang diserahkan oleh Ketua Harian PB KODRAT, Brigjen Pol Syamsul Bahri yang hadir mendampingi para atlet Tarung Derajat di Papua," ujar Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 itu memaparkan, untuk nomor pertandingan putra, di kelas 49,1-52 Kg medali emas diraih Immanuel Fakdawer (Papua).

Di kelas 52,1-55 Kg medali emas diraih Yoseph Amoreus (NTT). Di kelas 55,1-58 Kg medali emas diraih Rudi Nurudin (Bali).

Di kelas 58,1-61 Kg medali emas diraih Gede Dicky Handika Putra (Bali). Di kelas 61,1-64 Kg medali emas diraih Farhan Attamamil Arda (Sumatera Utara). Di kelas 64,1-67 Kg medali emas diraih I Made Ardi Arimbawa (Bali).

Di kelas 67,1-70 Kg medali emas diraih Nikolaus Toni Sega (Kalimantan Timur). Di kelas 70,1-75 Kg medali emas diraih Robertus Asso (Papua). Sementara di kelas 75,1-80 Kg medali emas diraih Andre Surya (Bali).

"Di pertandingan putri, di kelas 45,1-50 Kg medali emas diraih Beatriks Arwam (Papua). Di kelas 50,1-54 Kg medali emas diraih Novianyanti (Kalimantan Barat). Di kelas 54,1-58 Kg medali emas diraih Akdamina S. Epa (Papua),".

"Di kelas 58,1-62 Kg medali emas diraih Iageng Rizki Ariani (Kalimantan Barat). Sedangkan di kelas 62,1-66 Kg medali emas diraih Julyana Dewi Amelia (NTB)," papar Bamsoet

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menambahkan,, di kelas Gerak Tarung (Getar) Putra, medali emas diraih Muhammad Iqbal - Juanda (Aceh).

Sementara di kelas Rangkaian Gerak Tarung (Ranger) Putri medali emas diperoleh Putri Desiyanti - Ridha Fauziah - Eriska Agustina (Jawa Barat).

"Kelas pertandingan Gharang Putra, medali emas diperoleh Imran - Muhammad Iqbal Ismail - Juanda (Aceh). Sedangkan di Getar Campuran, medali emas diperoleh Teta Arum Darandi - Rifka Handayani - Muhammad Iqbal Ismail - Juanda (Aceh)," pungkas Bamsoet. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Kapal Isoter Siaga di Papua hingga H+5 PON XX Papua


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler