Bang Saleh Dorong Pemerintah Segera Memulai Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Selasa, 02 November 2021 – 23:31 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. FOTO: Dok. JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun sangat penting seiring dengan berlangsungnya pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah.

Menurut Saleh, melalui vaksinasi imunitas dan kekebalan anak-anak sekolah dapat ditingkatkan dalam menghadapi Covid-19.

BACA JUGA: Kabar Baik soal Vaksinasi Covid-19 Anak, Alhamdulillah

Dia juga menyampaikan dengan dilaksanakan PTM maka anak-anak pasti akan berbaur antara satu dengan yang lain. Demikian pula dengan guru dan tenaga administrasi lain juga akan menjadi bagian dalam interaksi dan kontak di sekolah.

"Ini yang harus dipastikan semuanya aman. Nah, salah satu caranya adalah dengan pelaksanaan vaksinasi bagi para peserta didik, guru, dan tenaga administrasi di sekolah,” kata Bang Saleh, sapaan akrabnya, dalam keterangan persnya, Selasa (2/11).

BACA JUGA: Lihat, Tiga Anak Kembar Kompak Vaksinasi di KRI Soeharso-990

Saleh berharap pemerintah untuk segera memulai vaksinasi tersebut. Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama, memastikan ketersedian vaksin bagi anak-anak usia 6-11 tahun tersebut.

“Apakah jenis vaksinnya sama dengan orang dewasa? Berapa jumlah dosisnya? Semua itu harus dipastikan secepatnya,” pesan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

BACA JUGA: Kenakan Baju Adat, Anak Anggota Polda Kalteng Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

Selanjutnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi diharapkan dapat segera berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

"Dinas pendidikan dan kesehatan di daerah sudah harus merumuskan pola kerja pelaksanaan vaksinasi ini. Para vaksinator yang ada harus berbagi tugas karena sebagiannya tetap harus melayani vaksinasi bagi orang dewasa," sarannya.

Ketiga, pemerintah diharapkan dapat menentukan pemetaan pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak ini.

Saleh menjelaskan karena pengadaan vaksinnya tidak serentak, harus ditentukan daerah yang menjadi skala prioritas, sehingga pelaksanaan vaksinasi ini sejalan dengan program Satgas dalam memutus mata rantai penyebaran Covid.

“Vaksinasi untuk anak-anak ini dinilai lebih mudah. Tinggal menentukan jadwal. Lalu mereka dipanggil secara bergiliran. Mungkin ada satu dua yang takut, tetapi biasanya bisa dibujuk dan disemangati,” pungkas Saleh. (mrk/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler