Banjir di Manila, Satu Orang Hilang

Minggu, 22 Juli 2012 – 22:00 WIB

MANILA - Seorang warga dilaporkan hilang di Manila setelah banjir yang dipicu hujan deras merendam sebagian ibu kota Filipina tersebut hingga setinggi lutut orang dewasa, Sabtu (21/7). Kantor ketahanan sipil Manila telah memerintahkan warga untuk bersiap-siap melakukan evakuasi setelah sungai dan saluran air di kota tersebut meluap dan membanjiri wilayah pemukiman kumuh serta jalan raya sehingga menyebabkan kemacetan.

“Wilayah dataran rendah yang rawan gempa (di Manila dan provinsi lainnya) diharapkan untuk berjaga-jaga. Daerah yang rutin mengalami banjir diminta mengevakuasi warganya,” kata Dewan Pengurangan dan Pengelolaan Resiko Bencana Nasional dalam pernyataannya.

Pejabat lokal di kota metropolitan yang berpenduduk 14 juta orang tersebut meliburkan sekolah-sekolah karena tingginya banjir. Meski demikian, hingga kini belum terjadi evakuasi warga besar-besaran.

Dari catatan Dewan tersebut, seorang pria jatuh ke sungai dan terbawa arus deras di kota kecil Lumban di dekat Manila. Hingga kini keberadaannya masih belum diketahui.

Petugas peramal cuaca, Gener Quitlong menyatakan bahwa Manila dan daerah di sekitarnya dilanda hujan deras dengan curah hujan 40 millimeter per jam sejak Sabtu dini hari. Disebutkannya, cuaca buruk ini disebabkan musim hujan yang segera tiba.

Bendungan Binga di sebelah utara Filipina terpaksa melepaskan sebagian debit airnya sebagai upaya mencegah terjadinya luapan. Sementara ketinggian air di beberapa bendungan lain masih dibawah level kritis.(AFP/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 14 Tewas Ditembak Saat Premiere Batman di AS


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler