Banjir Jakarta, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Jarak Jauh Tak Terganggu

Kamis, 02 Januari 2020 – 15:32 WIB
Stasiun Kereta Api. Foto; Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI), memastikan banjir yang terjadi di Jakarta tak mengganggu perjalanan kereta jarak jauh. Banjir yang terjadi di ibu kota, hanya mengganggu perjalanan kereta jarak dekat atau kereta rel listrik (KRL).

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, mengatakan semua perjalanan jarak jauh keberangkatan Stasiun Gambir, Pasar Senen dan Jakarta Kota tetap berlangsung normal hari ini, Kamis (2/1).

BACA JUGA: Selama 60 Hari, Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo Digratiskan

“Sekarang sudah normal, kemarin pada 1 Januari memang terganggu dan terjadi keterlambatan,” ujar Eva ketika dikonfirmasi, Kamis.

Eva menuturkan, keterlambatan yang terjadi kemarin karena ada genangan air di atas kop rel Daop 1 Jakarta setinggi 4 hingga delapan sentimeter.

BACA JUGA: Banjir, KRL Jabodetabek Mengalami Gangguan

"Tim prasarana PT KAI Daop 1 terus melakukan sejumlah upaya untuk menangani kondisi agar perjalanan KA dapat dimaksimalkan,” sambung Eva.

Sementara itu, untuk KRL masih mengalami gangguan. Salah satunya perjalanan jarak dekat di lintas Tangerang-Duri.

BACA JUGA: Mobil Tertabrak KRL di Bogor, Satu Orang Tewas

Eva menjelaskan, gangguan terjadi karena terdapat genangan air di antara Batu Ceper-Rawabuaya dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter di atas kop rel. Sehingga, perjalanan untuk KRL dari Tangerang hanya sampai dengan Batu Ceper.

Kemudian, mulai pagi ini jalur rel antara Kampung Bandan-Kemayoran di tergenang air dengan ketinggian sekitar 15 senitemert di atas permukaan kop rel. Kondisi tersebut berdampak pada perjalanan KRL Jatinegara-Bogor dan sebaliknya. Dari arah Bogor hanya dapat beroperasi sampi dengan Stasiun Kampung Bandan.

Selanjutnya, jalur Citayam-Bojong kilometer 41 dan jembatan rel KA di kilometer 26 antara Bekasi-Tambun walau masih terdapat genangan air namun tetap dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan KRL 40 kilometer per jam saat melintas. Dengan adanya pembatasan kecepatan tersebut maka akan terdapat waktu tempuh KRL yang lebih panjang.

"PT KAI Daop 1 menghimbau seluruh pengguna jasa KA agar tetap memperhatikan keselamatan dan mengatur kembali keberangkatannya. PT KAI Daop 1 Jakarta mengucapkan permohonan maaf atas kondisi sejumlah prasarana jalur rel yang belum dapat dioperasikan normal sepenuhnya dampak genangan air,” tandas Eva. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler