jpnn.com - PARA bintang film dewasa (baca: porno) di Amerika Serikat sedang gelisah. Mereka mendapat pemberitahuan bahwa rekening mereka di Chase Bank, anak perusahaan raksasa finansial JP Morgan Chase, akan ditutup bulan depan.
Tapi yang menurut para bintang bokep itu bikin geregetan karena penutupan rekening tersebut tidak disertai alasan pasti. Mereka hanya mendapat surat pemberitahuan yang isinya sangat normatif: Kami sudah meninjau rekening Anda dan memutuskan untuk menutupnya pada 11 Mei 2014. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Sebelum tanggal itu, Anda boleh menutup rekening tersebut. Kami ingatkan, ada perjanjian bahwa Anda juga kami boleh menutup rekening itu kapan saja tanpa pemberitahuan dan tanpa alasan.
BACA JUGA: Syria Langgar Deadline Penyerahan Senjata Kimia
Itu saja bunyi suratnya.
Salah satu bintang blue film yang gelisah dan menggerutu itu adalah Teagan Presley. Cewek blonde dengan bodi aduhai itu sampai menelepon bank tersebut. “Mereka bilang, alasannya adalah saya sudah dikenal bekerja di 'bisnis dewasa’,” ungkapnya kepada XBiz. Saat Teagan membuka rekening di bank lain, eh, dia juga ditolak.
BACA JUGA: Obama Bakar Semangat Pemuda ASEAN
Ini bukan kali pertama JP Morgan Chase berurusan dengan industri pornografi. Tahun lalu mereka dituntut MRG Entertainment, sebuah studio produsen film-film soft porn.
Bank itu dituduh bertindak tidak adil dalam sebuah pencairan kredit. Ya, kredit itu tiba-tiba tidak bisa cair karena “alasan moral”.
BACA JUGA: MH370 Hilang, Obama Bela Malaysia
Karena itu, bisa jadi, para bintang film esek-esek itu harus kembali mengaktifkan celengan. Sebab, selesai bekerja, bisa-bisa mereka kembali menerima bayaran lewat amplop, bukan transfer rekening. (The Huffington Post/c1/dos)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Mahathir Tuding Boeing Sudah tak Aman Lagi
Redaktur : Tim Redaksi