Bank DKI Susun Peta Jalan Mencapai Visi Kinerja Keuangan Inklusif

Sabtu, 18 November 2023 – 16:00 WIB
Direktur Keuangan Strategi Bank DKI Romy Wijayanto saat menerima anugerah sebagai The Best Chief Financial Officer (CFO) 2023 dan Best of The Best CFO dengan masing-masing Kategori Bank Aset Rp 50 triliun sampai dengan Rp 100 triliun. Foto: dokumentasi Bank DKI

jpnn.com - JAKARTA - Bank DKI tengah menyusun peta jalan demi mencapai visi kinerja keuangan secara berkelanjutan. Peta jalan yang disusun itu berfokus pada tujuh strategi utama.

Direktur Keuangan Strategi Bank DKI Romy Wijayanto memerinci tujuh strategi itu, yakni peningkatan rentabilitas, menjaga likuiditas dan permodalan pada level aman, dan mengoptimalkan bisnis eksisting.

BACA JUGA: Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI Raih Penghargaan Sebagai The Best CFO

Kemudian, mempersiapkan bank untuk meraih new business opportunity, mendorong terciptanya ekosistem bisnis, serta mempersiapkan SDM yang berkompeten untuk mendukung kinerja bisnis.

“Kinerja Keuangan Bank DKI yang tumbuh selama tiga tahun terakhir juga tidak lepas dari implementasi Program Transformasi 5.0 yang dilakukan sejak 2021,” ujar Romy dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/11).

BACA JUGA: Bank DKI Kenalkan Produk Digital Dalam Kejuaraan Menembak Nasional

Pada Kuartal III-2023, Bank DKI mencatatkan kinerja positif.

Sampai dengan September 2023, penyaluran kredit Bank DKI tumbuh 6,90 persen atau menjadi Rp 49,96 triliun dari sebelumnya Rp 46,73 triliun pada September 2022.

BACA JUGA: Heru Budi Raih Juara 1 Kejuaraan Menembak Nasional Bank DKI Kategori Individu

Melalui strategi ekpansi kredit, perseroan tetap mengelola risiko secara efektif, serta melakukan pengawasan secara ketat untuk memastikan kualitas aset yang optimal dengan menjaga rasio non performing loan (NPL) gross pada level rendah 1,83 persen, dengan NPL Net 0,64 persen pada September 2023.

Atas upaya tersebut, Bank DKI juga menghimpun pertumbuhan dana pihak ketiga menjadi Rp 63,66 triliun pada September 2023, atau tumbuh 4,45 persen dari sebelumnya Rp 60,94 triliun di September 2022.

“Berbagai pertumbuhan bisnis tersebut mendorong pertumbuhan total aset 3,99 persen dari semula Rp 75,24 triliun per September 2022 menjadi Rp 78,24 triliun per September 2023," kata dia.

Atas langkah-langkah tersebut, Romy menerima anugerah sebagai The Best Chief Financial Officer (CFO) 2023 dan Best of The Best CFO dengan masing-masing Kategori Bank Aset Rp 50 triliun sampai dengan Rp 100 triliun.

Penghargaan tersebut diterima langsung pada gelaran 'TOP 20 Financial Institution Awards 2023' di Jakarta, Selasa (14/11).

Menurut Romy, penghargaan itu merupakan sebuah hasil yang berharga dari langkah kolaborasi seluruh jajaran mnajemen dan insan Bank DKI dalam menghasilkan pertumbuhan kinerja melalui berbagai inisiatif dan program strategis.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada segenap pemegang saham Pemprov DKI Jakarta, regulator, OJK, nasabah, dan seluruh mitra kerja atas kepercayaan yang diberikan kepada Bank DKI untuk dapat tumbuh secara berkualitas dan berkelanjutan,” tuturnya.

Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto mengatakan sektor jasa keuangan memegang peranan penting terhadap kemajuan perekonomian.

Untuk itu, jika terdapat hal-hal yang berpotensi merugikan maka industri keuangan harus dimitigasi dengan baik.

“Tiga persoalan besar kita, yaitu rendahnya literasi dan inklusi sektor keuangan, rendahnya literasi digital, dan rendahnya literasi mengenai cyber crime. Hal tersebut akan kita terus dorong, agar literasi meningkat dengan cepat,” ucap Eko. (mcr4/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler