Banyak Ancaman, Koordinator Aksi Batalkan Demo di Alexis

Kamis, 19 Oktober 2017 – 13:16 WIB
Alexis Hotel di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Foto: M Faiz for JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Forum Masyarakat Jakarta Utara (Formaju) yang menginisiasi aksi Tutup Alexis menunda melakukan aksi demonstrasi hari ini, Kamis (19/10).

Penundaan tersebut lantaran banyaknya ancaman yang mereka terima.

BACA JUGA: Ingat Bro, Anies Bukan Lagi Akademisi, Manuvernya Ngeri

"Tidak jadi (aksi). Jadi untuk menjaga keamanan seluruh pihak karena ada ancaman dan takut terjadi kericuhan yang besar," kata Ketua Formaju Muhammad Yusuf kepada JPNN.com.

Dia menambahkan, awalnya sudah ada 60 ormas dengan seribu massa yang mengonfirmasi kehadirannya. Namun, mengingat besarnya ancaman dan tanggung jawab keselamatan massa, maka Yusuf memutuskan untuk menunda aksi.

BACA JUGA: Pak Prabowo Rela Enggak Anies Baswedan jadi Capres?

"Yang dihadapin itu preman-preman Alexis. Menurut informasi mereka sudah banyak sekali," kata Yusuf.

Yusuf juga mengaku, sebelumnya pada Minggu (15/10) mereka menggelar aksi di depan Hotel Alexis, Jakarta Utara. Massa berjumlah 30 orang dibubarkan oleh petugas keamanan Alexis secara anarkistis.

BACA JUGA: Sulit Buat Anies Menyaingi Jokowi Meski Duet dengan Prabowo

"Tiga orang kemarin luka. Sudah divisum, tapi tidak dilanjutkan karena mereka sudah ikhlas," jelas dia.

Selain itu, menurut Yusuf, aspirasi massa sudah didengarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan orang terdekat Anies ihwal menunaikan janjinya untuk menutup Alexis.

"Alhamdulillah, Minggu setelah kejadian, tanggapannya dia (Anies) akan berusaha menunaikan janjinya," tandas dia.

Sebelumnya, Forum Masyarakat Jakarta Utara (Formaju) berencana menggelar aksi untuk menutup Hotel Alexis, Kamis (19/10). Formaju menilai Alexis merupakan sarang prostitusi. (Mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lihai Bermanuver, Anies Bakal Meninggalkan Prabowo


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler