Banyak Nakes Tumbang, RS Islam Terpaksa Tutup Layanan untuk Pasien Covid-19

Minggu, 04 Juli 2021 – 06:16 WIB
Ilustrasi RSI Jemursari Surabaya. Foto: ngopibareng/ist

jpnn.com, SURABAYA - Manajemen Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari Surabaya terpaksa menutup sementara layanan Covid-19 di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sejak Sabtu 3 Juli 2021 pagi.

Penutupan ini diketahui setelah beredarnya pengumuman yang ditandatangani oleh Direktur RSI Jemursari, dr Bangun Trapsila Purwaka.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Aset Jenderal Andika di AS dan Australia, Tiga Ancaman NKRI, Dokter dan Guru Bisa Kena PHK

"Dikarenakan peningkatan jumlah pasien Covid-19 di RSI Jemursari, maka Sabtu, 3 Juli 2021 pukul 08.00 WIB, IGD RSI Surabaya Jemursari tidak bisa menerima pasien Covid-19 lagi karena fasilitas tidak memungkinkan dan kendala di SDM-tenaga kesehatan kami. Ketentuan ini berlaku sampai ada perubahan situasi yang akan diberitahukan selanjutnya," bunyi pernyataan dari pihak RSI Jemursari.

Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Wakil Direktur Layanan Medis dan Keperawatan RSI Jemursari, dr Dyah Yuniati. 

BACA JUGA: 7 Bandit Merampok Ambulans Pengantar Pasien Covid-19, Begini Kejadiannya, Ya Ampun

Dia mengaku penutupan sementara ini dilakukan setelah lonjakan pasien covid-19 yang terus berdatangan. Alhasil banyak pasien yang tidak mendapat kamar dan harus menjalani perawatan di IGD.

"Ruangan penuh, kami menyediakan 12 bed untuk nakes kami, untuk keluarga inti dari RS kami, keluarga inti yayasan dan sebagainya. Jangan sampai ketika kami membutuhkan sendiri tidak ada tempat," tutur Dyah.

BACA JUGA: Di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19, Asosiasi Dokter Ancam Gugat Pemerintah ke Pengadilan

Dia mengatakan sisa 130 tempat tidur di RS sudah penuh sedangkan di IGD masih ada 16 yang belum terurai sudah tiga hari.

"Kalau kami terus buka, kasihan petugas kesehatan," kata Dyah.

Dia mengatakan, tak sedikit tenaga kesehatan yang terpapar dan membutuhkan perawatan intens agar dapat segera pulih dan kembali bertugas.

Walau begitu, dia memastikan pelayanan untuk non-Covid-19 dalam hal emergency tetap berjalan sebagaimana IGD pada umumnya. (ngopibareng/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler