Barbie Kumalasari Ingin Kasus 'Ikan Asin' Diselesaikan dengan Cara Kekeluargaan

Selasa, 16 Juli 2019 – 13:05 WIB
Galih Ginanjar bersama Barbie Kumalasari. Foto Instagram

jpnn.com, JAKARTA - Istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari berharap kasus 'ikan asin' bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Karena itu, ibu satu anak ini meminta pihak pelapor yakni Fairuz A Rafiq memberi pintu maaf.

"Aku mengharap masalah ini bisa diselesaikan secara baik-baik, semoga mereka punya pintu maaf buat Galih sehingga bisa diselesaikan secara kekeluargaan," kata Barbie Kumalasari dalam tayangan YouTube MOP Channel, Selasa (16/7).

BACA JUGA: Diduga Lenyapkan Akun IG Kumalasari, Nikita: Ngapain? Mending Ilangin Orangnya Sekalian

Barbie Kumalasari mengaku telah mencoba menghubungi pihak Fairuz a Rafiq untuk menyampaikan permohonan maaf. Meski belum mendapat respons, dia berharap Fairuz membuka pintu maaf untuk Galih Ginanjar yang merupakan mantan suaminya.

"Semoga pihak Fairuz menyambut baik itikad baik aku sebagai menjembatani, antara Galih dan Fairuz," ujarnya.

BACA JUGA: Barbie Kumalasari Telepon Fairuz A Rafiq, Diangkat, Lalu Dimatikan

BACA JUGA: Farhat Abbas: Silakan Kalian Tuntut Galih, Kalau Rey dan Pablo Hanya...

"Aku juga sebagai istri, mewakili Galih meminta maaf untuk mungkin kalau ada pihak-pihak yang tersakiti atau merasa akibat vlog ini," imbuh Barbie.

BACA JUGA: Laporan Pablo Benua Ditolak Polisi, Begini Komentar Bang Hotman Paris

Seperti diketahui, Galih Ginanjar beserta Rey Utami dan Pablo Benua menjadi tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya terkait kasus penghinaan terhadap Fairuz A Rafiq. Galih Ginanjar diduga menghina mantan istrinya itu dengan menyebut bagian tubuhnya berbau ikan asin.

Pernyataan itu disampaikan Galih Ginanjar dalam vlog milik Rey Utami dan Pablo. Sehingga Rey Utami dan Pablo Benua turut dilaporkan oleh Fairuz A Rafiq. (mg3/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Farhat Abbas Minta Barbie Kumalasari Jangan Salahkan Pablo Benua


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler