Basmi SOTR, Kapolda: Saya Minta Kapolres Gelar Razia Berskala Besar!

Selasa, 07 Juli 2015 – 09:41 WIB
Ilustrasi. FOTO: dok

jpnn.com - JAKARTA - Polda Metro Jaya menemukan sejumlah pelanggaran dan penyimpangan saat sahur on the road (SOTR) di masa Ramadan tahun ini. Pelanggaran itu mulai dari lalu lintas, minuman keras hingga tawuran antarkelompok.

Karenanya, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian, menegaskan, pelaksanaan sahur on the road sudah semakin menyimpang.

BACA JUGA: Penyebab Kebakaran Terminal 2E Bandara Soetta Masih Misteri

Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri itu melihat bahwa sahur on the road dimanfaatkan para pemuda sebagai ajang hura-hura. Jadi, kata Tito, momentum itu tidak lagi dimanfaatkan untuk berbagi dengan sesama.

"Dalam prakteknya ini sudah kita lihat menyimpang," kata Tito saat berkunjung ke Polres Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (6/7).

BACA JUGA: BPK Beri Opini Wajar Dengan Pengecualian untuk Anggaran 2014

Menurut Tito, arak-arakan yang berujung pada pelanggaran lalu lintas sangat membahayakan. "Saya melihat, saat ini tidak banyak manfaatnya, hanya hura-hura," kata mantan Kapolda Papua ini.

Karenanya, Polda Metro Jaya akan gencar melakukan razia besar-besaran untuk meminimalisir pelanggaran pada sahur on the road.

BACA JUGA: Pemprov DKI Janji Perbaiki Persoalan Aset dan Perjanjian Kerjasama

"Saya minta kepada seluruh Kapolres di Polda Metro untuk razia dalam skala besar," perintah jenderal bintang dua alumnus Akademi Kepolisian 1987 ini. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ahok Ngotot Jakarta Harus Punya LRT, Ini Alasannya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler