Batam Siapkan Kartu Elektronik Pembelian BBM

Jumat, 15 Februari 2013 – 00:35 WIB
BATAM - Kota Batam akan segera memberlakukan sistem kartu elektronik untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) di setiap Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). Langkah itu dianggap sebagai solusi terbaik untuk mengatasi masalah antrean yang selalu terjadi di SPBU-SPBU di pulau industri itu.

Solusi itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Amsakar Ahmad, sebagai hasil pembicaraan antara Wali Kota Ahmad Dahlan dengan Sales Manager Pertamina Area Kepri I Ketut Permadi dan pihak Hiswana Migas.

“Kami bukan tidak risau dengan keadaan ini. Dalam dua bulan ini kami sudah tiga kali melakukan rapat,” kata Amsakar seperti dilansir Batam Pos, Kamis (14/2).

Kartu elektronik ini menganut pada sistem yang diberlakukan di Malaysia dan Singapura. Masyarakat cukup menunjukkan kartu elektronik untuk membeli solar.

Hanya saja solusi dinilai masih belum sempurna. Titik masalah ada pada sistem pembayaran. Pasalnya, tidak hanya satu dispenser yang dimiliki oleh satu SPBU.

“Itu yang terbaik. Tapi masih belum pasti. Masih harus dibicarakan lagi,” katanya.

Amsakar menambahkan, untuk saat ini, Pemerintah selalu memantau kondisi SPBU yang sering mengalami antrean panjang warga yang hendak membeli BBM subsidi. Amsakar menyebut penyebab munculnya antrean karena pengiriman solar yang molor.

Tak hanya itu, pengurangan kuota solar juga turut menjadi penyebab. Di tahun 2013 ini, jatah solar untuk Kota Batam dikurangi.(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Yang Berpasangan, Gratis

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler