Bawa Bantuan DPR, Fahri Hamzah ke Lokasi Gempa Lombok

Selasa, 31 Juli 2018 – 21:18 WIB
Salah seorang warga korban gempa Lombok dirawat di halaman Puskesmas Senaru, Minggu (29/7). Foto: Pujo/Lombok Post/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah terbang ke daerah bencana Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk membawa bantuan DPR.

Selain itu dia juga memantau aktivitas tanggap darurat gempa yang terjadi Minggu (29/7) lalu.

BACA JUGA: Ketua DPR: Segera Menangani Bencana Kelaparan di Maluku

“Saya membawa amanah dari anggota dan pimpinan DPR yg menitipkan gaji mereka untuk korban. Ketua DPR juga menitipkan sekitar 50 juta sehingga total dana yang terkumpul sebesar 100 juta rupiah,” kata Fahri di Bandara Internasional Lombok di Praya, Selasa (31/7).

Dia datang bersama dua anggota DPR dari dapil NTB Lalu Gede Syamsul Mujahidin (FHANURA) dan M. Syafruddin (FPAN) serta tim dari DPR.

BACA JUGA: Fahri Hamzah: Pemilu 2019 Ajang Pembantaian Parpol Kecil

Fahri direncanakan ke daerah Sembalun dan Lombok Timur.

“Fokusnya akan ke di daerah Obel Obel, Kabupaten Lombok Timur karena daerah ini episentrum gempa dan terdampak sangat parah, namun minim penanganan,” kata Fahri.

BACA JUGA: Bamsoet Berharap Penanganan Pascagempa NTB Cepat dan Masif

Menurutnya, perhatian nasional dan internasional lebih ke daerah Sembalun karena menjadi pos pendakian ke Gunung Rinjani dan lokasi geopark internasional.

Gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter dengan kedalaman 24 km mengguncang pulau Lombok dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat, dan Pulau Bali, pada hari Minggu (29/7).

Pusat evakuasi terjadi di wilayah Sembalun yang merupakan salah satu pos pendakian menuju Gunung Rinjani yang sedang ramai pengunjung.

Per hari Senin (30/7) terdapat 543 orang pendaki yang berhasil dievakuasi setelah sempat terjebak akibat 4 dari 5 jalur pendakian putus akibat gempa.

Selain korban jiwa 16 orang dan 300 lebih warga terluka, gempa di Lombok Timur menimbulkan kerusakan fisik parah pada ribuan bangunan rumah, gedung fasilitas publik dan perkantoran.

Pemerintah provinsi NTB menetapkan waktu tanggap darurat hingga hari Kamis (2/8) dan berbagai unsur dari kementrian terkait, lembaga sosial kebencanaan dan TNI - Polri telah tiba untuk menolong warga dan melakukan evakuasi. (adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Indonesia Butuh Belasan Kapal Selam Lagi


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
DPR  

Terpopuler