BCA SYNRGY Academy, Program Pelatihan di Bidang Teknologi Digital

Jumat, 02 Juni 2023 – 15:57 WIB
SYNRGY Accelerator dan SYNRGY Academy merupakan kegiatan CSR BCA dalam memajukan ekonomi digital Indonesia, baik dari aspek startup maupun talentanya. Foto dok BCA SYNRGY Academy

jpnn.com, JAKARTA - Muhammad Rafli Adiansyah meraih impiannya dengan mendapat pekerjaan melalui BCA SYNRGY Academy.

Rafli menyelesaikan studi Agribisnis di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten. Biaya kuliah yang tak terjangkau di bidang itu menjadi penyebab utama Rafli berkompromi.

BACA JUGA: BCA Life Raih Penghargaan Indonesia WOW Brand 2023

"Perjalanan saya menemukan SYNRGY Academy cukup unik karena awalnya saya mau kuliah jurusan IT namun enggak kesampaian karena memang biayanya yang mahal. Ayah saya seorang mitra ojek online. Suatu hari dia pulang membawa kabar tentang SYNRGY Academy. Begitu saya lihat, saya cukup kaget dan excited karena ini hal yang sudah saya impikan sejak dulu," kenang Rafli.

Peserta SYNRGY Academy memperoleh berbagai pembekalan untuk mengasah kemampuan mereka, baik secara hard skill maupun soft skill.

BACA JUGA: Twelve Squared Hadirkan Perlengkapan Outdoor Buatan Lokal Berkualitas

Mereka diharapkan menguasai keterampilan yang diperlukan untuk terjun ke dunia kerja, khususnya di sektor digital.

Selesai mengikuti program ini, Rafli berhasil memperoleh kesempatan bekerja di Narasi sebagai UI/UX Designer.

BACA JUGA: Motivasi Calon Insinyur Muda, Dirut Rekind Roadshow ke Perguruan Tinggi

"Di SYNRGY Academy saya mendapat pembekalan sesuai dengan jurusan kelas yang saya pilih. Yang menarik juga, kami diminta berkolaborasi dalam tim untuk mengerjakan proyek akhir berupa pembuatan aplikasi. Mungkin tanpa ilmu dan bimbingan mentor yang saya dapat di SYNRGY Academy, saya tidak bisa berada di posisi saya sekarang," tukas Rafli.

BCA SYNRGY Academy merupakan program pelatihan di bidang teknologi digital.

Program ini membuka sejumlah kelas seperti engineering, back-end engineering, front-end engineering, desain UI/UX, dan iOS engineering. Kelas-kelas tersebut menjadi pilihan seiring kebutuhan industri digital yang semakin berkembang saat ini.

Adapun program yang diikuti oleh Rafli tersebut merupakan SYNRGY Academy, yang khusus diberikan kepada anak-anak dari mitra pengemudi ojek online yang ingin terjun ke bidang IT.

Melalui program ini BCA tidak hanya menaruh perhatian terhadap pengembangan kualitas SDM di Indonesia, namun juga membuka kesempatan yang lebih luas ke berbagai kalangan.

Masih di sektor digital, BCA juga menyelenggarakan SNYRGY Accelerator yang berfokus pada pembinaan start-up.

Program yang sudah dilaksanakan sejak 2019 ini, merupakan program pendampingan start-up, mulai dari mentoring, lokakarya, community event, business matching, sesi berjejaring antar-startup hingga BCA sendiri.

Dari lima gelombang penyelenggaraan, SYNRGY Accelerator sudah meluluskan 72 startup dari 600 lebih start-up yang mendaftar. Jejak.in adalah salah satu start-up yang berhasil mengembangkan inovasinya melalui program ini.

Di samping pendampingan yang mumpuni, kesempatan berkolaborasi antar-startup dan ekosistem BCA merupakan kekuatan utama program SYNRGY Accelerator.

BCA terus mendorong anak-anak muda dalam ekosistem startup untuk terus menciptakan inovasi berbasis teknologi dan membumikan solusinya kepada masyarakat, baik di lingkup nasional maupun internasional.

"SYNRGY Accelerator dan SYNRGY Academy adalah kegiatan CSR BCA dalam memajukan ekonomi digital Indonesia, baik dari aspek startup maupun talentanya. Melalui program ini kami berharap ada ekosistem digital yang terbentuk secara berkelanjutan dan memberi dampak signifikan terhadap transformasi ekonomi digital Indonesia," seru EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler