Begini Alasan Jokowi Membagian KIP kepada Para Siswa

Kamis, 08 Februari 2018 – 20:55 WIB
Presiden Jokowi mendapat sambutan antusias dari ribuan pelajar pemegang KIP dan ibu-ibu pemegang kartu PKH di GOR Tuanku Tablang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (8/2). Foto: Setpres

jpnn.com, SOLOK - Presiden Joko Widodo menyampaikan alasan dirinya membagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada para pelajar.

“Kita syukuri bahwa pemerintah bisa memberikan Kartu Indonesia Pintar ini, agar anak-anak semuanya bisa bersekolah,” ujar Jokowi sapaan Presiden Joko widodo di GOR Tuanku Tablang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (8/2).

BACA JUGA: Luar Biasa, Kepiawaian Bocah Difabel Ini Memukau Pak Jokowi

Presiden Jokowi dalam kunjungannya kali ini mendapat sambutan antusias dari ribuan pelajar pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan ibu-ibu pemegang kartu Program Keluarga Harapan (PKH).

BACA JUGA: Jenis Kelamin Calon Anak Kahiyang Ayu-Bobby Diramal

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi membagikan 1.173 KIP kepada para pelajar mulai dari SD hingga SMA/SMK dan program kesetaraan. Melalui kebijakan KIP, Presiden berharap agar seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Terdapat tiga skema pembiayaan bagi para pelajar melalui KIP tersebut. Kepada para pelajar tingkat SD, diberikan dana bantuan sebesar Rp 450 ribu per tahun. Untuk tingkat SMP, diberikan Rp 750 ribu. Sedangkan SMA maupun SMK, dana bantuannya sebesar Rp 1 juta.

BACA JUGA: Sstt.. Jokowi-JK Makan Bareng, Bahas Apa ya?

Sementara itu, kepada 1.500 penerima PKH, Presiden mengatakan bahwa dana yang tersedia pada kartu PKH ini adalah Rp 1,89 juta. Dana yang ada di PKH hanya boleh digunakan untuk keperluan gizi dan pendidikan anak-anak.

Hadir mendampingi Presiden, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Idrus Marham, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Bupati Solok Gusmal dan Komisaris Utama BRI Andrinof Chaniago.

Sebelum tiba di GOR Tuanku Tablang, Kabupaten Solok, sepanjang perjalanan antara Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Solok, tidak kurang dari sepuluh kali mobil kepresidenan berhenti.

Itu karena Jokowi dan Iriana ingin menyapa dan membagi-bagikan buku tulis, syal batik serta perlengkapan bayi kepada masyarakat yang menyaksikan iring-iringan Presiden Ketujuh RI.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Puji Kecerdasan Aipda Anang Mengatasi Karhutla


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler