Begini Cara Ganjar Menekan Inflasi di Jateng

Rabu, 20 Juli 2022 – 21:19 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan diversifikasi pangan mampu menekan angka inflasi. Aristo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut diversifikasi pangan akan membantu menekan angka inflasi di wilayahnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menilai diversifikasi pangan dapat dilakukan dengan melakukan penanaman secara mandiri komoditas pangan penyebab inflasi, seperti cabai dan bawang merah.

BACA JUGA: OMG Sumsel: Kepemimpinan Ganjar Sudah Terbukti, Layak Jadi Presiden

"Ini kan harga cabai tinggi, bawang merah juga, sebenarnya mereka juga diajari menanam sendiri kan bisa. Teknologinya enggak sulit bibitnya bisa kita bantu. PKK tinggal dilatih harus jalan sendiri dengan pendampingan," kata Ganjar dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (20/7).

Ganjar mengatakan pangan alternatif pengganti beras juga penting untuk ditanam secara mandiri, seperti singkong, umbi-umbian dan sukun.

BACA JUGA: Ganjar Bidik Taman Apung Mas Kumambang Jadi Pengungkit Ekonomi

Menurutnya, diversifikasi bisa masif jika menggerakkan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Untuk itu, kata dia, PKK diharapkan bisa melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat.

"Khususnya masyarakat yang tinggal di kota besar. Karena konsumsi di kota besar relatif tinggi," katanya.

Dia menyebut jika diversifikasi pangan bisa dilakukan dengan cepat, diharapkan tingkat inflasi di Jawa Tengah yang mencapai 4,97 persen bisa segera turun dan perekonomian stabil.

Ganjar berharap rencana itu bisa dikerjakan sehingga konsep diversifikasi pangan berjalan.

"Jadi, mau singkong, umbi-umbian, sukun gitu, butuh pembiasaan agar kita punya stok pangan alternatif yang banyak dan berkembang. PKK sangat bisa mengedukasi itu," ucap Ganjar. (mcr10/jpnn)

 

 


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler