Begini Cara Hotel Mewah Menerima Tamu saat New Normal

Minggu, 07 Juni 2020 – 07:16 WIB
Ilustrasi bisnis hotel. Foto: Hotel Aria Surabaya

jpnn.com - SEJUMLAH pengusaha pengelola hotel mulai menerapkan new normal untuk bertahan di tengah pandemi covid-19.

Itu dilakukan bukan hanya di Indonesia tetapi juga negara-negara lainnya di dunia yang turut merasakan dampaknya virus berbahaya itu.

BACA JUGA: Orang Lain Sedang Berpuasa, Pasangan Selingkuh ini Malah Asyik di Kamar Hotel, Kena deh

Berikut sejumlah upaya yang dilakukan industri hotel di Amerika Serikat untuk bangkit kembali:

Penginapan Kecil, Lebih Laku

BACA JUGA: Siap-Siap, Wisata Alam Kawah Ijen akan Dibuka Kembali

Dilansir dari Business Insider, pelaku penginapan lebih menyukai desain penginapan yang lebih kecil dengan ruangan terbuka yang luas dan tak padat penghuni.

Penginapan yang tak begitu padat penunjung, dengan desain yang menyatu dengan alam diprediksi lebih disukai dibanding bangunan yang besar dengan beton dan tinggi menjulang.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Fadli Zon vs Boni, Rumor Pemakzulan, Jangan Pakai AC Terus

Kurangi Interaksi Langsung dan Cek Suhu

Hotel akan mengurangi interaksi langsung, mulai dari pemesanan hingga saat memberikan pelayanan di dalam penginapan.

Jaringan hotel Hilton telah membekali tamunya dengan kunci cerdas yang bisa digunakan membuka berbagai pintu, termasuk lift, dan fasilitas publik.

Teknologi ini menggantikan kartu kunci yang digunakan sebelumnya.

Kurangi Kapasitas

Sejumlah hotel di California mulai mengurangi kapasitas dengan mengoperasikan 50 persen dari seluruh kamar yang ada.

Sebagian besar hotel yang ada di tepi pantai menerapkan strategi ini untuk mengurangi kepadatan dan menerapkan pembatasan fisik.

Perlengkapan Kamar Baru

Jaringan Four Season melengkapi masker, hand sanitizer dan tisu basah di dalam setiap kamarnya.

Best Western akan mengambil item seperti bantal dekoratif, sedangkan Hilton mengambil bolpoin, kertas, serta petunjuk pemakaian yang sering ada di dalam setiap kamar.

Selain itu, petugas pembersih kamar tak akan masuk untuk membersihkan ruangan setiap hari, kecuali atas permintaan pemilik kamar.

Makan Malam di Kamar

Jaringan hotel AHLA mengganti makan malam di restoran dengan mengantarnya ke setiap kamar.

Makanan bisa digantung di depan pintu dalam kantong khusus, atau petugas dengan baju pelindung diri akan melayani makan malam di dalam kamar sesuai permintaan.

Tak Ada Bufet Tradisional

Hotel tak menyediakan bufet makan bersama di restoran. AHLA menyediakan makanan untuk dibungkus dan dimakan di lokasi masing-masing.

Jika hotel mengadakan bufet, maka petugas harus menggunakan APD serta makanan harus ditutup dengan layar yang dilengkapi pendeteksi bersin dan batuk.

Pakai Masker Saat Spa

Pengunjung diminta untuk menggunakan masker selama menjalani spa di hotel.

Terapkan Protokol Kesehatan

AHLA menerapkan protokol kebersihan di hotelnya, seperti pelatihan pada petugas kebersihan setempat untuk membersihkan hotel secara berkala, mencuci tangan, dan menggunakan baju APD sesuai rekomendasi ortoritas setempat.

Hotel Marriott menggunakan teknologi spray elektronik dengan disinfektan setingkat yang digunakan di rumah sakit untuk membersihkan permukaan.

Sementara AHLA memberikan pelatihan agar pengunjung patuh jaga jarak minimal enam kaki dengan orang lain yang bukan bagian dari rombongan mereka.
(ngopibareng/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler