Belajar Daring, Sekolah Rancamaya Tetap Tingkatkan Kemampuan Siswa Baca Alquran

Selasa, 31 Maret 2020 – 14:54 WIB
Pelajaran bahasa Arab dan tajwid secara online di Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School Bogor. Foto: istimewa for JPNN

jpnn.com, BOGOR - Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School Bogor tetap mengadakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan sistem online (daring) selama dua pekan ini. Dimulai Senin (16/3) hingga Sabtu (11/4).

Menurut Eko Sugiyanto, Kepala Sekolah Cahaya Rancamaya, jadwal tersebut bisa disesuaikan nantinya dengan keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

BACA JUGA: Belajar Online, Mayoritas Guru Hanya Memberi Tugas tanpa Interaksi dengan Siswa

"Proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini sebagai upaya kami dalam mengikuti instruksi pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus corona Covid-19 di Indonesia," kata Eko menanggapi kebijakan Kemendikbud yang mengharuskan kegiatan belajar mengajar di rumah, Selasa (31/3).

Lebih lanjut dikatakan, penerapan PJJ merupakan tindaklanjut dari Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan dalam masa darurat penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).

BACA JUGA: Belajar Daring, Guru Jangan Hanya Fokus pada Akademik

Selain itu, pihak sekolah mengikuti Surat Edaran Walikota Bogor Nomor: 061/1169 – Umum tentang perpanjangan masa belajar di rumah bagi peserta didik SMP/SMA di Kota Bogor. Selama masa pembelajaran jarak jauh, guru dan staf melanjutkan pekerjaan seperti biasa di rumah masing-masing.

"Kami telah mempersiapkan dengan baik dalam memberikan sistem belajar online. Sebelumnya, sekolah telah memberikan training bagi guru-guru dalam menghadirkan pembelajaran digital," ujarnya.

BACA JUGA: Seruan Habib Rizieq Merespons Munculnya Wacana Darurat Sipil

Tidak hanya guru, para siswa juga sudah dibiasakan untuk mengikuti pembelajaran dan penilaian secara online seperti pelaksanaan try-out UN bagi siswa kelas 9 dan 12 yang berbasis Computer-based Test.

Selain itu, siswa-siswa juga sudah diperkenalkan dengan aplikasi seperti Google Classroom, Zoom, Quiziz, Kahoot, Edpuzzle, Live Streaming YouTube dan lain-lain berikut fitur-fitur pendukungnya yang memudahkan dalam memperoleh materi pembelajaran, mengerjakan soal-soal latihan, serta konsultasi dengan guru pengampu mata pelajaran.

“Pihak sekolah selalu berupaya memberikan pelayanan pendidikan yang optimal bagi para siswa. Guru-guru memanfaatkan aplikasi-aplikasi pendukung pembelajaran online kepada siswa agar proses pembelajaran terus berlanjut meskipun mereka tidak di sekolah," terang Eko.

Dia menambahkan, aktivitas tatap muka selama kegiatan pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi Zoom.

Dengan kegiatan ini guru dan wali kelas dapat memberikan materi pelajaran dan memberikan sesi konsultasi kepada siswa secara langsung.

Eko memaparkan, sekolah juga telah berkoordinasi dengan orang tua siswa untuk tetap memberikan pelajaran bahasa Arab dan tajwid secara online sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab siswa serta melatih kemampuan membacakan Alquran dengan baik dan benar.

"Sebagai tambahan pengetahuan, seluruh siswa SMP SMA Cahaya Rancamaya dapat mengikuti ceramah online secara live melalui channel YouTube sekolah yang disampaikan oleh guru-guru agama sekolah," terangnya.

Salah satu wali siswa, Mahpud Sujai menyatakan rasa senang melihat putranya masih tetap mendapatkan bimbingan pelajaran umum serta pelajaran agama islam meskipun berada di rumah.

Apalagi wali kelas terus memantau perkembangan kegiatan belajar mengajar serta hafalan Alquran putranya.

Seluruh siswa juga merasakan rasa syukur masih dapat melanjutkan pembelajaran meskipun sedikit terasa bosan karena tidak bisa berjumpa langsung dengan guru dan teman-teman sekolah.

"Dalam menghadapi dampak wabah Covid 19, tidak ada kata untuk berhenti belajar karena sejatinya setiap orang adalah guru, setiap tempat dan keadaan adalah sekolah," pungkas Eko. (esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler