Beli Pelat Nomor 1 Seharga Rp 65,9 Miliar

Senin, 06 Juni 2016 – 09:33 WIB
Pelat nomor satu jadi rebutan. Foto: AFP

jpnn.com - DUBAI - Demi pelat mobil nomor satu, Arif Ahmed al-Zarouni rela merogoh sakunya dalam-dalam. Dia mengeluarkan uang USD 4,9 juta (Rp 65,9 miliar) untuk bisa memiliki nomor pelat yang menjadi dambaannya itu. Zarouni berhasil memenangkan nomor pelat tersebut dalam lelang yang digelar Sabtu petang (4/6) di Al Jawaher Hall, Sharjah, Uni Emirat Arab (UEA).

”Saya menghadiri lelang pelat nomor ini hanya untuk memenangkan nomor 1. Saya selalu berambisi menjadi nomor satu. Saya tidak ingin memenangkan nomor yang lain,” ujar Zarouni setelah lelang. 

BACA JUGA: Di Kota Ini, ISIS Buat Hidup Anak-anak Bagai di Neraka

Dia menambahkan bahwa pelat nomor tersebut akan dipakai sendiri. Dia tidak berencana menjualnya ke orang lain. Perebutan pelat nomor 1 itu memang cukup ketat. Begitu lelang dibuka, penawar langsung berebut. Hanya dalam hitungan menit, pelat dengan nomor 1 tersebut langsung meroket ke harga Rp 65,9 juta dan jatuh ke tangan Zarouni.

Itu 18 kali lebih mahal daripada harga perkiraan penjualan. Namun, itu juga bukan pelat nomor termahal yang pernah dilelang. Pada 2008 pelat dengan nomor 1 pernah terjual USD 14,2 juta (Rp 190,8 miliar) di Abu Dhabi. 

BACA JUGA: Mencekam! Kota 200 Masjid Itu Kini Dikuasai ISIS

Selain nomor 1, ada 60 nomor pelat lain yang terjual. Yang paling diburu pelelang adalah nomor 12, 22, 50, 100, 333, 777, 1000, 2016, 2020, dan 99999. Lelang tersebut menghasilkan total USD 13,6 juta atau setara dengan Rp 182,8 miliar. 

Direktur Eksekutif dari Emirates Auction Abdulla Matar Al Mannai mengungkapkan bahwa itu adalah lelang yang memiliki jumlah penawar terbesar. Ada 1.340 penawar dalam lelang pelat nomor tersebut. Para pemenang lelang bisa langsung mendaftarkan nomor yang mereka menangkan atas nama mereka sendiri. (afp/gulf news/sha/c9/kim)

BACA JUGA: Hiii Lihat..Anak Kecil Diterkam Singa

BACA ARTIKEL LAINNYA... TNI Ikuti Kampanye Global Pelestarian Lingkungan dan Hutan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler