Bendol Perbaiki Penyakit Lama

Gagal Cetak Gol di Laga Uji Coba

Rabu, 07 Januari 2009 – 06:48 WIB
JAKARTA - Bayang-bayang kegagalan tim nasional (timnas) di Piala AFF 2008 yang bakal berlanjut ke Pra-Piala Asia 2011 mulai terasaBetapa tidak, ketika pertandingan pertama Indonesia di Pra-Piala Asia 2011 tinggal hitungan hari, penampilan mereka masih sangat meragukan

BACA JUGA: Deportivo Siap Lumat Sevilla

Pada 19 Januari mendatang, skuad Merah Putih akan meladeni Oman


Nah, uji coba melawan kumpulan pemain asing kemarin menjadi gambaran mengkhawatirkannya perjalanan Pasukan Garuda

BACA JUGA: Chris John Bidik Amerika

Charis Yulianto dkk hanya mampu bermain imbang 0-0 dalam uji coba 3 x 30 menit di Lapangan Pelita Jaya, Sawangan, Depok, Jawa Barat


Skor imbang itu jelas menjadi salah satu parameter buruknya penampilan timnas

BACA JUGA: Beda Nasib Roddick-Djokovic

Apalagi, lawan yang mereka hadapi bukanlah tim yang rutin berlatih bersama setiap hari"Penerapan skema sebenarnya sudah jalanTapi, kami masih lemah untuk menciptakan golPenyakit lama itu (sulit mencetak gol, Red) akan segera kami perbaiki," kelit Benny Dolo, pelatih timnas

Dalam uji coba kemarin, Benny menerapkan pola 4-3-3 ketika menyerangSaat bertahan, anak asuhnya diwajibkan bermain dengan skema 4-5-1Pada komposisi utama, di lini pertahanan, Benny memasang kuarter Ricardo Salampessy, Charis, Rachmat Latif, dan Isnan Ali

Posisi gelandang ditempati Ponaryo Astaman, Pieter Rumaropen, dan Firman UtinaBendol -sapaan akrab Benny Dolo- juga menurunkan Hariono menggantikan RumaropenSedangkan barisan depan dipercayakan kepada trio BYakni, Budi Sudarsono, Bambang Pamungkas, dan Boaz Solossa

Meski Bendol menyebut anak asuhnya mampu menjalankan skema yang diinginkan, sebenarnya di atas lapangan tidak semulus pernyataan BendolJustru yang terjadi para pemain sepertinya hanya lelah mengejar bola, bukan memainkan bolaAkibatnya, mereka kehabisan bensin ketika menyerangUjungnya, mereka gagal mengukir gol

"Tidak bisa dimungkiri, justru bertahan kami lebih baikItu malah membalikkan kekhawatiran saya sebelumnyaAnak-anak masih terlalu panik saat menyerang sehingga mereka jadi sering salah umpan," ucap Bendol

Sebelumnya, pelatih berusia 58 tahun itu memang khawatir anak asuhnya lambat dalam transisi dari menyerang ke bertahan"Tapi, saya masih bisa memaklumi penampilan anak-anakSebab, mereka masih kelelahan," ujar Bendol(fim/diq)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ryan Giggs Isyaratkan Pensiun di Akhir Musim


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler