Berapa Lama Kita Bisa Sembuh dari Rasa Sakit Patah Hati? Ini Kata Psikolog

Sabtu, 20 Juni 2020 – 21:00 WIB
Ilustrasi patah hati. Foto: Hellosehat

jpnn.com - Tidak ada orang yang ingin merasakan patah hati dalam hidupnya. Sayangnya, hampir setiap orang pasti pernah merasakan patah hati. Baik itu karena cinta yang bertepuk sebelah tangan, patah hati akibat putus dengan orang yang dicintai, ataupun karena perceraian.

Mirisnya lagi, tidak ada yang tahu kapan pastinya seseorang bisa sembuh dari patah hati.

BACA JUGA: 5 Cara Sehat untuk Mengatasi Patah Hati

Sekilas Tentang Sindrom Patah Hati

Patah hati bukan sekadar perumpamaan ketika Anda merasa sakit karena ditinggal oleh orang yang dicintai.

BACA JUGA: Benarkah Patah Hati Bisa Picu Kanker?

Akan tetapi, patah hati atau broken heart syndrome merupakan sebuah penyakit atau gangguan yang terjadi pada jantung dan bersifat sementara. Patah hati seringkali disebabkan oleh situasi stres akibat kehilangan orang yang dicintai atau putus cinta. 

Ketika mengalami patah hati, hal ini akan membuat Anda stres dan tubuh jadi memproduksi hormon adrenalin serta kortisol secara berlebihan.

BACA JUGA: Bangun Tidur Merasa Jengkel? Yuk Kenali Lebih Jauh Tentang Sleep Inertia

Akibatnya, denyut jantung akan meningkat secara signifikan, sehingga kesehatan organ jantung juga bisa terancam.

Selain itu, stres akibat patah hati juga bisa menurunkan sistem imun tubuh yang menyebabkan Anda jadi lebih mudah terserang penyakit.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan Seseorang untuk Sembuh Dari Patah Hati?

Tidak ada yang tahu pasti kapan seseorang bisa bangkit dari patah hati. Namun, dikutip dari Independent, sebuah penelitian dari The Journal of Positive Psychology mengatakan, butuh waktu 11 minggu untuk seseorang merasa lebih baik setelah putus cinta.

Selain itu, sebuah penelitian terpisah menyebutkan 18 bulan adalah waktu yang tepat untuk seseorang pulih dari patah hati karena pernikahan berakhir.

Dalam kenyataannya, patah hati memang proses yang menyedihkan, serta terlihat sangat berbeda untuk semua orang. Tidak ada waktu pasti kapan seseorang bisa pulih atau bangkit dari patah hati.

Hal ini pun juga dibenarkan oleh Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog. Dirinya mengatakan, tidak ada waktu yang pas kapan seseorang bisa pulih.

Meski demikian, ada beberapa fase yang bisa jadi tanda bahwa seseorang sudah pulih dari patah hati.

Pertama, Anda mulai membuka diri dengan orang lain. Umumnya, seseorang yang tengah patah hati akan enggan untuk berkenalan dengan orang baru. Ini dikarenakan Anda masih terpaku dan terfokus pada mantan.

Akan tetapi, jika mulai bisa membuka diri dengan orang lain, maka ini adalah kabar baik untuk diri Anda! Kedua, tidak lagi merasa cemas atau sedih ketika mendengar nama mantan Anda.

Menurut Ikhsan, tahapan sakit hati yang paling parah adalah ketika Anda langsung menangis, stres, cemas, bahkan jantung berdebar ketika mendengar nama orang yang membuat Anda patah hati.

Apabila kondisi di atas tidak lagi terjadi, maka ini jadi tanda lainnya Anda telah pulih dari rasa sakit hati. Dan yang terakhir, Anda sudah bisa berdamai dengan diri Anda sendiri.

“Berdamailah dengan diri sendiri. Bukan orang lain. Stop salahkan diri sendiri atas apa yang sudah terjadi dengan hubungan Anda dan pasangan. Semakin cepat Anda berdamai dengan diri sendiri, semakin cepat juga rasa sakit hati akan hilang. Anda tidak bisa memaafkan atau berdamai dengan orang lain, jika Anda belum berdamai dengan diri sendiri,” tandas Ikhsan.(klikdokter)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler