Berita Duka, Abu Bakar Meninggal Dunia secara Mengenaskan

Senin, 03 Februari 2020 – 22:55 WIB
Jenazah Abu Bakar sebelum dilakukan visum luar oleh tim dokter forensik RS Bhayangkara Palembang, Senin (3/2/2020). Foto edho/sumeks.co

jpnn.com, PALEMBANG - Seorang pengusaha bernama Abu Bakar, 54, meninggal dunia tewas secara mengenaskan Senin (3/2/2020) sekitar pukul 10.00 WIB. Jenazahnya ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan 13 tusukan di tubuhnya.

Korban ditemukan tidak jauh dari rumahnya di pinggir jalan Desa Talang Pengeran, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (3/2/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

BACA JUGA: Ramadan Tepergok Berbuat Terlarang, Aksinya Terekam CCTV

Informasi yang dihimpun pihak keluarga menduga korban tewas sengaja dibunuh karena persaingan bisnis yang saat ini tengah dijalaninya.

“Kami yakin kalau korban dibunuh. Karena sepeda motor yang dipakai tidak hilang dan termasuk barang lain semuanya masih ada di lokasi saat kakak saya ditemukan,” terang Imron, 49, adik ipar yang ditemui di RS Bhayangkara Palembang.

BACA JUGA: Kemenlu Pastikan Satu WNA Ikut Dikarantina Bersama WNI di Natuna

Imron menambahkan, pihak keluarga juga sempat melihat kondisi korban yang mengalami luka tusuk di bagian wajah, perut dan ususnya terburai.

“Dari sana pihak keluarga sangat kuat menduga memang korban ini sengaja ini dibunuh. Tetapi kami tidak tahu korban ini ada musuh atau tidak karena selama ini biasa saja tidak pernah ada musuh. Biarlah polisi yang mengungkap kasusnya,” bebernya.

BACA JUGA: Innalillahi, Mulyono Meninggal Dunia, Jasadnya Mengapung di Saluran Irigasi

Terakhir korban menerima telepon dari seseorang dan setelah itu korban langsung pergi meninggalkan rumah. “Nah, tidak berselang lama dapat kabar sudah tidak bernyawa lagi,” kata Imron.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, dr Indra Sakti Nasution mengungkapkan, korban mengalami luka tusuk yang parah hingga usus keluar.

“Kami melakukan visum bagian luar terhadap jenazah korban pembunuhan dari Ogan Ilir. Kalau dilihat jumlah tusukannya sebanyak 13 lubang,” ujar dr Indra.

BACA JUGA: Innalillahi, Gusti Ngurah Suarsana Meninggal Dunia di Jayapura

Ditemui luka terbanyak di area perut dengan kedalaman sembilan Cm. “Kalau kematian korban kami tidak tau pasti. Tapi bisa kemungkinan karena korban kehabisan darah atau luka tusuk yang dialami korban,” tutupnya.(dho)

Update Wabah Corona: 304 Meninggal, 322 Sembuh


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler