Berita Duka, Muslihan DS Meninggal Dunia, OSO: Hanura Merasa Sangat Kehilangan

Minggu, 06 Desember 2020 – 21:09 WIB
Calon Wakil Gubernur Bengkulu Muslihan DS meninggal dunia. Foto Antarabengkulu.com

jpnn.com, BENGKULU - Ketua umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Dr Oesman Sapta Odang menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu, yang juga calon wakil gubernur Bengkulu nomor urut satu, H Muslihan DS.

Mantan wakil ketua MPR RI dan ketua DPD RI itu mengaku sangat kaget mendengar informasi meninggal dunianya kader Partai Hanura tersebut.

BACA JUGA: Oknum Polisi Ini Bakal Dihukum Berat, Perbuatannya Sangat Meresahkan Masyarakat

"Innalillahi wainnailaihirajiun. Telah berpulang ke rahmatullah H. Muslihan DS,  Minggu (6/12) pagi karena sakit. Keluarga besar Partai Hanura merasa kehilangan atas meninggalnya Saudara Muslihan," kata OSO, Minggu (6/12).

OSO mengatakan bahwa Muslihan sangat berjasa besar bagi bangsa dan negara, selama menjalankan tugasnya sebagai Nasional Indonesia Angkatan Darat (AD). "Beliau juga pernah ditugaskan ke Timor Timur," ungkapnya.

BACA JUGA: Mesin ATM di Alfamart Dibobol, Pelaku Ternyata Oknum Polisi, Nih Penampakannya

Selain itu, OSO mengungkap bahwa Muslihan juga memiliki jasa besar bagi dunia perpolitikan Indonesia, termasuklah dalam membesarkan Partai Hanura.

"Saudara Muslihan jasanya juga besar di bidang politik, khususnya dalam membesarkan Partai Hanura di Provinsi Bengkulu," kata OSO.

BACA JUGA: Berita Duka: Psikiater Kondang Dadang Hawari Meninggal Dunia, Kami Turut Berbelasungkawa

Seperti diberitakan, Muslihan DS meninggal dalam usia 75 tahun lantaran sakit. Muslihan sebelumnya maju dalam pilgub Bengkulu berpasangan dengan Helmi Hasan. Muslihan dan Helmi diusung PAN, Partai Hanura, dan Partai NasDem.

Muslihan lahir 4 Agustus 1946 di Kota Bengkulu. Jebolan Akademi Militer (Akmil) 1971, itu pernah menjabat Bupati Rejang Lebong (1994-1999) dan Bupati Bengkulu Utara (2001-2006). Muslihan juga pernah satu periode menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu (2009-2014). (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler