Berkat Hetero Space yang Diinisiasi Ganjar, Omzet Kripik Tempe ini Naik Hingga 80 %

Selasa, 20 Desember 2022 – 11:29 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau Galeri UKM Banyumas Raya. Foto dok Pemprov Jateng

jpnn.com, BANYUMAS - Hetero Space yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan banyak manfaat kepada para pelaku UMKM dan start up.

Salah satunya bagi Nur Fitriyana yang merintis usaha kripik tempe.

BACA JUGA: Ganjar Milenial Center di Banten Gelar Seminar Nasional Untuk Pelajar & Mahasiswa

Warga Desa Lengkong, Kecamatan Rakit, Banjarnegara itu memiliki brand bernama Kriptes yang dibangun sejak 2012, dengan menjalankan manajemen operasional secara manual dan tradisional.

Pada 2017, Fitri mulai rajin mengikuti berbagai pelatihan, termasuk di Hetero Space. Setelahnya, usaha Fitri berkembang pesat dan pengelolaannya pun menjadi modern.

BACA JUGA: Gandeng Ratusan Pelajar, Odysee Education Donasikan Karyanya untuk Kelestarian Hutan

Tak hanya itu, omzet Fitri yang sebelumnya hanya mendapat Rp 3 juta perbulan, berhasil naik sampai 80 persen. Hal itu disampaikan Fitri langsung kepada Ganjar saat peresmian Hetero Space Banyumas, Jateng.

"Sangat bermanfaat (ikut Hetero Space). Omzet naik sampai 80 persen," kata Fitri, Selasa (20/12).

BACA JUGA: Gedung PYCH Siap Diresmikan Jokowi, BIN-PMI Lakukan Pengecekan Sebelum Diserahterimakan

Fitri mengatakan, kemajuan usahanya itu tak lepas dari ilmu yang diperoleh di coworking space tersebut.

"Diajari marketing digital, keuangan yang dulu pakai buku sekarang laptop, dan juga packaging," paparnya.

Menurut Ganjar, Hetero Space adalah ruang berproses untuk mendorong anak-anak kreatif dan inovatif agar bisa saling bekerja sama.

“Kita buka lebih banyak tempat, lebih banyak fasilitas untuk mendorong anak-anak kreatif bisa usaha dan bisa berkolaborasi,” seru Ganjar.

Sebagai informasi, Hetero Space di Jateng melibatkan ribuan member.

Di antaranya 3.000 member bergabung, 13.000 visitor Hetero Space, 500 komunitas lokal, 300 program, 1.000 event, 15.000 UMKM, 2.500 startup, 100 perusahaan, serta 250.000 orang telah mendapat benefit.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler