Bikin Lega, Ganjar Pranowo Sebut Beberapa Kota di Jateng sudah Nol Kasus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 – 05:06 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo minta warga yang ikut tablig akbar Gowa memeriksakan kesehatan. Foto: Instagram

jpnn.com, SEMARANG - Rupanya Tegal bukan satu-satunya daerah dengan nol kasus positif Covid-19 di Jawa Tengah. Ada beberapa kota lain dengan kondisi serupa saat ini.

Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang menyebut ada tiga kota lainnya yang nol kasus covid-19. 

BACA JUGA: Kabar Baik dari Kota Tegal, Tidak Ada lagi Pasien Positif Corona Sejak PSBB

"Pokoknya ada empat kota yang memiliki nol kasus Covid-19 di Jateng. Mulai dari Tegal, Jepara, Blora dan Rembang," kata Ganjar pada saat live streaming di Instagram.

Ganjar menjelaskan, keempat kota tersebut sangat menarik. Pasalnya, ada sebagian kota yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan ada yang tidak. Namun, semuanya nol kasus virus corona.

BACA JUGA: Mahasiswa Thailand dan Somalia Galau tak Bisa Pulang, Untung Pak Ganjar Datang

"Jadi sebenarnya menarik karena dengan adanya PSBB nol kasus dan tidak ada PSBB juga nol kasus. Sehingga kita bisa menyampaikan kepada mereka semuanya hayo berlatih melawan covid-19," tegas Ganjar.

"Jadi saya lihat mereka (masyarakat) sudah paham betul pada posisi, di mana mereka harus bisa memperbaiki diri dan bisa menjaga kesehatan," sambungnya.

BACA JUGA: Dikritik Fadli Zon di Medsos, Pak Ganjar Senyum-Senyum Santai Aja Tuh

Menurut Ganjar, untuk bisa mencapai hal itu harus berangkat dari kesadaran masyarakatnya sendiri.

Jika masyarakat tidak peduli, kata Ganjar, maka tidak akan bisa nol kasus covid-19.

Ganjar pun terus mendorong kepada semua masyarakat harus peduli dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah.

"Tentara terkuat untuk melawan covid-19 dalam perang ini adalah kita sendiri. Kita seakan jadi tentara. Jadi Anda harus menjaga kesehatan, cuci tangan, jaga jarak dan bawa masker serta jangan asal megang benda," paparnya.

Menurut Ganjar cara seperti itu harus terus diterapkan untuk bisa memutus mata rantai Covid-19.

Untuk itu, pihaknya akan terus mengedukasi masyarakat menjadi peduli akan hal kesehatan.

"Intinya partisipasinya masyarakat itu nomer satu," pungkas Ganjar. (mg9/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler