BIN Gelar Rapid Test Massal di Cibodas, Ada 18 Orang Reaktif

Rabu, 15 Juli 2020 – 20:00 WIB
Kegiatan rapid test massal BIN di Cibodas, Tangerang. Foto : Dok Humas BIN).

jpnn.com, CIBODAS - Badan Intelijen Negara (BIN) kembali menggelar rapid test massal di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Rabu (15/7).

Kegiatan ini merupakan yang kesekian kalinya digelar dalam rangka membantu pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

BACA JUGA: Dua TKI Asal Cianjur Meninggal Karena Covid-19

Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BIN Brigjen TNI Irwan Mulyana mengatakan, dalam rapid test ini, pihaknya menyiapkan 1.000 kit rapid untuk mengakomodir masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini sebagaimana arahan dari Kepala BIN Jendera (Purn) Budi Gunawan.

"Ada 1.000 alat rapid test untuk membantu Pemerintah Kota Tangerang melalukan testing cepat ini," kata Brigjen TNI Irwan Mulyana di Kecamatan Cibodas.

BACA JUGA: Doni: Covid-19 Ini Mesin Pembunuh

Dalam kegiatan ini, BIN juga menerjunkan dua unit Mobil Laboratorium PCR untuk melakukan uji swab serta dua unit ambulans.

Mobil laboratorium milik BIN ini diperuntukan untuk warga yang hasilnya menunjukan reaktif. Hasilnya bisa diketahui dalam waktu 5 jam.

BACA JUGA: New Normal di Indonesia: Kasus Penularan Naik, Tes Corona Jadi Ladang Bisnis

Mobile Laboratorium COVID-19 ini, merupakan laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) yang bersertifikat internasional pertama di Indonesia.

Selain itu, BIN juga mengerahkan 40 tenaga medis dari Medical of Intelligence untuk menangani pegawai Walikota Tangerang mengikuti rapid test dan swab test.

Irwan menambahkan pertimbangan penunjukkan lokasi rapid test ini merupakan permintaan dari Pemerintah Kota Tangerang. Lokasi ini dianggap rawan penyebaran Covid-19 dibanding wilayah lain di Tangerang Kota.

"Kami membantu pemerintah daerah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini melanda bangsa kita. Pemilihan lokasi ini berdasarkan permintaan dari Pemerintah Kota tangerang karena mungkin atas pertimbangan pemerintah kota cukup rawan," jelasnya

Dalam kegiatan ini, ada sekitar 550 perseta yang ikut rapid test. Dari angka itu, 18 di antaranya reaktif dan langsung menjalani proses swab test.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, kasus positif COVID-19 di Tangerang Kota cenderung menurun dalam beberapa pekan terakhir. Arief mengatakan bantuan rapid test gratis dari BIN sangat membantu upaya Pemkot Tangerang untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Kami atas pemerintah dan masyarakat kota tangerang mengucapkan terima kasih buat jajaran medical intelligence, yang hari ini melaksanakan pemeriksaan rapid test dan PCR test. Mudah-mudahan ini membantu kami pemerintah daerah dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 di kota tangerang," jelasnya. (cuy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler