BNPT: Program Ini Untuk Antisipasi Aksi Radikalisme dan Terorisme

Kamis, 26 Agustus 2021 – 23:07 WIB
Kepala BNPT Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar beserta Sekretaris Utama BNPT Mayjen Untung Budiharto menggelar rapat internal bersama tim KKTN dalam pembahasan Kawasan Khusus Terpadu Nusantara di Banyuwangi, Kamis (26/8). Foto: BNPT

jpnn.com, BANYUWANGI - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kini tengah mendirikan KKTN (Kawasan Khusus Terpadu Nusantara) di Provinsi Jawa Timur.

Program ini sebagai langkah BNPT untuk mengantisipasi aksi radikalisme dan terorisme dengan pendekatan yang humanis guna meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah kawasan KKTN.

BACA JUGA: BNPT Berikan Vaksin Gratis dan Bansos kepada Mitra Deradikalisasi

Salah satunya melalui bantuan ekonomi, sosial maupun budaya dan pariwisata.

Untuk mewujudkan pembangunan kawasan tersebut, Kepala BNPT Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar beserta Sekretaris Utama BNPT Mayjen Untung Budiharto, menggelar rapat internal bersama tim KKTN dalam pembahasan Kawasan Khusus Terpadu Nusantara di Banyuwangi, Kamis (26/8).

BACA JUGA: BNP Paribas Investment Partners Mudahkan Pembelian Reksa Dana

Lebih lanjut, Kepala BNPT beserta jajaran berkesempatan mengunjungi kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Tujuannya untuk meminta dukungan serta mengkoordinasi rencana pelaksanaan pembangunan berbasis kesejahteraan bagi mitra deradikalisasi dan penyintas BNPT tersebut, sebagai bentuk optimalisasi program pencegahan.

Bersama Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah dan jajaran serta Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, Boy Rafli menyampaikan Jawa Timur merupakan satu dari 5 provinsi pada project program deradikalisasi di luar lapas yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang menjadi program nasional.

BACA JUGA: Alutsista Terbaru TNI AL Bernama Golok-688, Nih Spesifikasinya

Sebelum Banyuwangi, BNPT telah meninjau kawasan KKTN di Kabupaten Malang, yang pelaksanaannya menggandeng Pemda Malang dan Perhutani.

Berada di wilayah pesisir, Kepala BNPT akan menjajaki kawasan KKTN di Banyuwangi, dengan menargetkan bidang kelautan, terutama perikanan.

"Kami sedang menjajaki potensi-potensi yang bisa menjadi mitra kita, yang bisa kita kerjasamakan yang nantinya menjadi tempat untuk berbaurnya mantan napiter. Kekarang kami menyebutnya mitra deradikalisasi tetapi mitra deradikalisasi untuk bisa ikut serta dan nantinya memiliki kemandirian dalam aspek tertentu. Ini masalah kesejahteraan,” tutur Boy Rafli.

Sebagai mitra BNPT dalam tim sinergitas 46 Antarkementerian/lembaga serta pemerintah daerah, Wakil Bupati Banyuwangi siap mendukung program KKTN BNPT.

Sugirah menilai pendekatan kesejahteraan sebagai upaya pencegahan terorisme perlu didukung, terlebih wilayah Banyuwangi sudah sejak lama berkoordinasi dan membangun komunikasi dengan FORKOPIMDA untuk mencegah masuknya radikalisme-terorisme di Banyuwangi, Jawa Timur.

“Banyuwangi memang sudah berkoordinasi terlebih dahulu terkait penanggulangan nasional terorisme ini yaitu dengan adanya merangkul santri, sudah adanya Forum Komunikasi antarumat beragama dan membangun komunikasi agar jaringan teroris ini tidak masuk ke dalam lingkungan Banyuwangi terkait dengan kerja sama nanti kita akan tindaklanjuti terkait dengan program berbasis pemberdayaan mantan terorisme dan sebagainya. Itu secara teknis nanti kami akan menunggu petunjuk dari beliau (Kepala BNPT),” ucap Wakil Bupati Banyuwangi.

Program KKTN merupakan bagian reintegrasi sosial yang dirujuk bagi para mitra deradikalisasi agar memiliki kemandirian dalam aspek perekonomian agar dapat membangun kesejahteraan hidup.

“Kami berharap mereka nantinya secara ekonomi bisa mandiri karena ini adalah bagian dari reintegrasi sosial. Untuk reintegrasi sosial bagi eks napiter ini bukan sesuatu yang mudah, dan memang undang-undang memerintahkan kepada negara untuk melakukan pembinaan lanjutan kepada mereka. Inilah program kami, yang menyasar mitra deradikalisasi dan penyintas,” tutup Boy Rafli. 

Menutup kegiatan ini, Kepala BNPT itu mengunjungi beberapa wilayah sasaran KKTN dengan meninjau pabrik produksi ikan siap saji dan kawasan pelabuhan yang menjadi lokasi para nelayan mengembangkan ekonomi perikanan di wilayah ini.(fri/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler