Bocah Dibunuh Remaja, Motif Masih Misteri

Jumat, 03 November 2023 – 04:53 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: Dokumen JPNN.com

jpnn.com, PALU - Polisi mengatakan dari hasil visum korban pembunuhan di Palu, Sulawesi Tengah, yang merupakan anak di bawah umur tidak ada ditemukan tanda-tanda atau bukti kekerasan seksual.

Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ferdinand Numbery mengatakan meskipun demikian, investigasi terhadap tersangka terus berlanjut untuk mengungkap kebenaran dan memastikan semua aspek dalam kasus ini terkuak dengan tepat.

BACA JUGA: Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Sempat Melakukan Hal Ini Terhadap Korban

"Hasil visum dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng memberikan gambaran yang jelas bahwa tidak terdapat bukti atau tanda-tanda kekerasan seksual pada korban yang telah menggemparkan warga Palu," kata Ferdinand, Kamis.

Dia mengatakan kepolisian juga berkomitmen untuk memastikan keadilan kepada keluarga korban dan menegakkan hukum sesuai prosedur yang berlaku.

BACA JUGA: Hasil Autopsi Jasad Bapak dan Anak Tewas Membusuk di Rumah

"Melalui proses penyelidikan yang cermat dan berkelanjutan, kebenaran seutuhnya tentang insiden ini akan kami ungkap dan memberikan keadilan bagi keluarga korban," ujarnya.

Dilaporkan bocah yang menjadi korban pembunuhan beberapa waktu lalu berinisial AR dan pelakunya seorang remaja berinisial MF.

BACA JUGA: Duel Maut Kakak Beradik di Blitar, 1 Tewas

Dari keterangan polisi atas pengakuan pelaku bahwa korban dicekik.

Atas kasus itu, polisi terus melakukan pengembangan terhadap motif di balik kekerasan yang berujung pada kematian.

"Tetap berlanjut untuk membawa kasus ini ke arah keadilan yang seutuhnya dan memberikan kepastian hukum dalam upaya menegakkan keadilan bagi korban," kata dia. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lembaga Survei Dunia Ungkap Elektabilitas Anies 28,91 Persen Seusai Putusan MK


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler