Bontang FC v Persisam 0-1: Blunder Petaka

Minggu, 03 April 2011 – 18:16 WIB
BONTANG - Tiga partai kandang, tak berhasil dimaksimalkan pasukan The Reds Equtor - julukan Bontang FC (BFC)Sabtu (2/4) malam tadi, giliran Persisam Putra yang sukses membawa pulang 3 poin di Stadion Mulawarman, Bontang.

Ini setelah dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL), Persisam Putra berhasil mempermalukan BFC di depan publiknya sendiri dengan skor tipis 0-1

BACA JUGA: Guardiola Ngaku akan Tinggalkan Barca

Kekalahan demi kekalahan in ipun semakin menenggelamkan posisi BFC di klasemen sementara ISL, bertahan di peringkat 15 dengan 12 poin.

Gol semata wayang tim tamu diciptakan Agung Suprayogi menit ke-78, setelah memanfaatkan blunder di mulut kotak enambelas BFC
Saat itu, penjaga gawang BFC, Edi Kurnia bermaksud mengamankan gawangnya dengan berusaha menghalau bola

BACA JUGA: United Bisa Lepas Berba

Namun usahanya gagal
Tendangan Edi Kurnia tak mengenai bola.

Melihat bola lepas, Agung Suprayogi cepat menyambar dan langsung mengarahkan ke gawang BFC yang kosong melompong, hingga gol

BACA JUGA: Kado Kedatangan Di Benedetto

Di menit-menit akhir, BFC berusaha menyamakan kedudukannya dengan mengurung pertahanan PersisamTapi sayang, Kenji Adachihara- Emile Mbamba selalu gagal dalam memaksimalkan peluang akhirHingga pertandingan yang dipimpin wasit Mulyadi asal Bogor ini usai, skor 0-1 untuk kemenangan Persisam tak berubah.

Babak pertama, kedua tim sama-sama "jual-beli" seranganBFC yang berusaha pertahankan rekor tak terkalahkan atas "saudara tua"nya itu tampil apikTerutama pada lini belakang yang sejak awal memang dipersiapkan Fachri Husaini untuk mematikan serangan cepat Persisam.

Bukan hanya lini belakang yang solid, tapi di lini tengah pun BFC lebih menguasai jalannya permainanTerbukti, di babak pertama ini Ali Khadafi dan kawan-kawan punya 5 peluang yang harusnya menjadi golTapi, lagi-lagi tak maksimal dalam penyelesaian akhirHasil sama kuat itupun bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, BFC terus meningkatkan tempo permainanIni terlihat dengan ditariknya keluar Aidin Elmi digantikan Dani Manangge yang tampil di wingerBegitupun Fadhil Sausu digantikan Eka Hera di lini gelandang serangUsaha itupun nyaris membuahkan hasilRapatnya barisan belakang Persisam yang dikawal dua punggawa Timnas, Muhammad Roby dan Djayusman Triasdi ini, selalu sukses mematahkan serangan BFC.

Sebaliknya, akibat kurangnya komunikasi antara Hamdi Hamzah, Nyeck Nyobe dan Edi Kurnia yang salah mengantisipasi bola menjadikan malapetaka bagi The Reds EquatorStriker Persisam Agung Suprayogi yang berhasil menjinakkan bola hasil blunder itupun, dengan tenang mengarahkan tendangannya ke gawang BFC yang ditinggal Edi Kurnia dan golSkor 0-1 kemenangan Persisam itupun bertahan hingga pertandingan berakhir.

Fachri Husaini kepada media ini mengaku sangat kecewa dengan hasil pertandingan kandang BFCBlunder lini belakang kata Fachri harusnya tidak terjadi, kalau saja pemainnya lebih fokus dalam komunikasi.

"Saya akui, gol itu lahir berkat kesalahan fatal lini belakangMereka kehilangan komunikasiSecara permainan, lini belakang kami tampil solid dan disiplinRasanya tak pantas kami kalah malam iniSoal peluang, pemain banyak menciptakan peluang, tapi lagi-lagi penyelesaian akhir tidak maksimal," kata Fachri.

Kendati demikian, Fachri mengaku peluang mengejar kehilangan poin kandang masih terbuka lebar ketika melakoni laga tandang mendatang.

Sementara pelatih Persisam, Hendri Susilo mengaku, pertandingan berlangsung menarik dan menghibur"Sangat seru, sama-sama jual beli seranganDan kami lebih beruntung bisa memaksimalkan blunder lawanPersiapan kami hanya 12 hari, kami anggap ini pertandingan pentingSyukurlah pemain bisa tampil lepas dan menang," ujar Hendri Susilo(im)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tak Ciut Nyali, Apalagi Tanpa Bachdim


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler