BOPI Anggap Pembekuan PSSI Hanya Berimbas ke ISL

Minggu, 07 Juni 2015 – 07:57 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menganggap keputusan pemerintah membekukan PSSI yang diikuti sanksi dari FIFA tidak berpengaruh terhadap persepakbolaan di Indonesia. Pasalnya, sepak bola di tanah air masih tetap bergulir meskipun tidak melalui kompetisi resmi.

Ketua Umum BOPI Noor Aman mengatakan, keputusan pembekuan PSSI hanya berimbas pada terhentinya kompetisi Indonesia Super League (ISL). Sedangkan kompetisi lainnya, termasuk di daerah-daerah tetap berjalan.

BACA JUGA: Ronaldo Keluarkan Unek-unek, Ini Curhatnya

”Jadi saya tidak percaya kalau bola tidak lagi bundar. Yang benar bola masih bundar dan bola masih bergulir sekarang. Di Jawa Tengah, ada Kapolda Cup diikuti oleh delapan klub. Ada klub ISL, ada klub divisi utama. Yang berhenti adalah kompetisi ISL," kata Noor dalam diskusi ‎tentang sepak bola nasional pasca-sanksi FIFA di Cikini, Jakarta, Sabtu (6/6).

Noor bahkan mengatakan, saat ini ada rencana untuk menggelar Suratin Cup. Rencananya, Suratin Cup akan digelar bulan depan.

BACA JUGA: Sedang Jalan Bareng Istri, Gelandang Milan Kerampokan Rp 1,5 Miliar

Karenanya, Noor menegaskan, bola masih tetap bergulir. "Dengan atau tanpa PSSI, dengan sanksi FIFA sekalipun, bola tetap bergulir," ‎tandas Noor.

Seperti diketahui, pembekuan PSSI didasarkan surat keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi nomor SK 1307  tanggal 17 April 2‎015. Pembekuan PSSI berujung terbitnya sanksi dari FIFA yang membuat Indonesia tak bisa berkiprah di laga internasional.

BACA JUGA: Hazard Ingin Bomber Ini Gabung Chelsea

Dalam keputusan FIFA yang ditandatangani sekretaris jenderalnya, Jerome Valcke, federasi asosiasi sepak bola sedunia itu menganggap pemerintah Indonesia telah mencampuri urusan internal PSSI. ‎Hukuman atas PSSI berlaku dengan waktu yang tidak ditentukan.

Meski ada sanksi, tim sepakbola Indonesia tetap diizinkan FIFA mengikuti SEA Games Singapura 2015 hingga tuntas. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Unggul 49 Poin, Rossi Bisa Alami Tragedi 2006


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler