Bos Huawei Ren Zhengfei Mendadak Menampakkan Diri, Ada yang Pengin Diklarifikasi

Kamis, 11 Februari 2021 – 15:05 WIB
Ilustrasi Huawei (Mate 30 Pro). Foto: Ridha/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Founder dan CEO Huawei Ren Zhengfei mendadak tampil di hadapan media internasional setelah lebih dari satu tahun tidak pernah terlihat.

Zhengfei berani menampakkan diri karena ingin mengklarifikasi terkait rumor Huawei akan menjual bisnis smartphone-nya.

BACA JUGA: Huawei Segera Merilis MateBook D14, Bodi Tipis dengan Performa Tinggi

"Kami tidak akan menjual bisnis smartphone kami," ujar Zhengfei seperti dikutip dari GSM Arena, Kamis (11/2).

Selain itu, Zhengfei juga berharap agar bisa kembali berbisnis komponen dan peralatan telekomunikasi dengan perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Joe Biden.

"Kami berharap masih bisa membeli banyak komponen, suku cadang dan mesin dari perusahaan Amerika Serikat," tuturnya.

Ia menyampaikan kesediaannya untuk berbicara secara pribadi dengan Joe Biden dan menguraikan manfaat hubungan timbal balik dari perdagangan bilateral antara perusahaan AS dan Huawei.

“Mengizinkan perusahaan AS untuk memasok barang ke pelanggan China itu sangat kondusif bagi kinerja keuangan mereka sendiri," ungkap Zhengfei.

"Jika kapasitas produksi Huawei meningkat, itu berarti perusahaan AS dapat menjual lebih banyak. Ini merupakan situasi yang saling menguntungkan," sambungnya.

Ia menambahkan, perusahaan yang dikembangkannya itu tidak terlibat dalam pusaran politik.

"Saya percaya bahwa pengembangan jaringan 5G Huawei merupakan kunci bagi semua pemain utama smartphone ke depannya," katanya.

Di samping itu, Zhengfei pun mengakui bahwa iPhone 12 sebagai smartphone terbaik di dunia, serta memberikan pujian tinggi atas kesuksesan Apple di industri smartphone.

Ia juga menyebutkan, Huawei membangun kekuatan infrastruktur 5G di jaringan tertentu di Eropa, di mana banyak pelanggan atas menggunakan iPhone 5G. (ddy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler