BPIP Gelar Rakor Kick Off Pancasila dalam Tindakan, Bahas Kolaborasi Menekan Stunting

Sabtu, 11 Februari 2023 – 23:07 WIB
BPIP bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait menggelar rakor Kick Off Pancasila dalam Tindakan Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual kepada Anak dan Perempuan, Kekerasan Rumah Tangga, dan Mengantisipasi Bencana di Kantor BPIP, Jakarta, Jumat (10/2). Foto: Dokumentasi Humas BPIP

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi menyambut baik semangat gotong royong dan kolaborasi untuk menekan angka stunting di Indonesia.

Hal itu disampaikan saat membuka rapat koordinasi Kick Off Pancasila dalam Tindakan Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual kepada Anak dan Perempuan, Kekerasan Rumah Tangga, dan Mengantisipasi Bencana di Kantor BPIP, Jakarta, Jumat (10/2).

BACA JUGA: Cegah Stunting, Kapolres Grobogan Inisiasi Gerakan Orang Tua Asuh

"Saya menyambut baik dengan antusiasme Bapak Ibu semuanya dari setiap kementerian dan lembaga dalam mewujudkan misi kita," kata Prof Yudian Wahyudi melalui keterangan resminya, Sabtu (11/2).

Dia berharap niat bersama untuk menekan angka stunting ini dapat dilaksanakan dengan baik dan berdampak positif kepada masyarakat sesuai dengan arahan presiden.

BACA JUGA: Turunkan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Heru Budi Minta Peran Maksimal RT-RW di DKI

"Presiden menargetkan penurunan stunting di tahun 2024 harus di bawah 14 persen," sebut Prof Yudian Wahyudi.

Wakil Kepala BPIP Karjono menyampaikan secara teknis kegiatan tersebut siap diselenggarakan pada 16 Februari nanti di Jakarta.

Dia memastikan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri sebagai Dewan Pengarah BPIP dan BRIN akan hadir sebagai keynote speech.

"Selain itu, kami akan melibatkan sampai dengan dua ribu peserta dari berbagai kementerian, lembaga dan lintas organisasi wanita," sebut Karjono.

Dalam pemaparannya, Karjono juga menyampaikan kegiatan tersebut akan disajikan makanan bayi di bawah dua tahun (Baduta) sebagai menu bergizi berbasis pangan lokal.

"Sesuai arahan Bu Mega, kami juga akan menyajikan makanan-makanan tradisional di acara tersebut", ujarnya.

Pihaknya juga akan memberdayakan perempuan-perempuan dalam penanganan dan pencegahan stunting dan orang tua asuh stunting.

"Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara luring dan daring dan juga dihadiri menteri dan pimpinan lembaga yang terlibat serta kepala daerah yang berhasil menangani stunting di daerahnya," kata Karjono.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo dalam sambutannya secara daring menyampaikan perlunya gotong royong untuk percepatan penurunan stunting sesuai arahan Presiden Jokowi.

"Upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting tidak bisa dilakukan hanya oleh BKKBN, tetapi perlu gotong royong semua pihak," tegasnya.

Dia menjelaskan tujuan kegiatan tersebut dalam upaya peningkatan pemahaman, komitmen dan peran aktif pemerintah, swasta, dan masyarakat lainnya.

Hasto pun berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh stakeholders, baik kementerian, lembaga, organisasi masyarakat lainnya untuk menekan angka stunting.

Dia juga mengusulkan dalam program tersebut dibentuk orang tua asuh anak stunting.

"Setelah kick off ini, semoga ada aksi nyata untuk dilakukan kegiatan-kegiatan tindak lanjut di lapangan," harapnya.

Rapat koordinasi tersebut juga hadir Sekretaris Utama BPIP Adhianti.

Kemudian Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Ir. Prakoso, pejabat tinggi madya pratama di lingkungan BPIP.

Selain itu juga hadir perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Sosial, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler