Bravo! Pasukan Garuda TNI Kembali Banggakan Indonesia di Hadapan Warga Dunia

Selasa, 21 Juli 2020 – 03:23 WIB
Pasukan Garuda Satgas Batalyon Gerak Cepat TNI Konga Monusco Kongo. Foto : Pojokpitu

jpnn.com, JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali mengharumkan nama bangsa, menyusul keberhasilan mereka dalam pembebasan warga negara Amerika yang diculik dan disekap kelompok bersenjata di Ake Village, 10 KM dari SCD Lulimba, Kongo.

Pasukan Garuda yang menyelamatkan Sarah itu tergabung di Satgas TNI Konga 39-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO).

BACA JUGA: TNI Dituntut untuk Mengonsolidasikan Diri Merespons Ancaman dan Tantangan

"Penyelamatan Sarah sendiri diawali dengan diterimanya informasi dari Chief dan MSF team kepada Komandan Static Combat Deployment (SCD) Lulimba Mayor Inf Yoni," kata Komandan Satgas TNI RDB Kolonel Inf Daniel Lumban Raja dalam siaran pers Puspen TNI, di Jakarta.

Informasi itu, kata dia, akan ada negosiasi dengan kelompok bandit yang telah menculik warga negara asing Amerika atas nama Sarah, yang telah disekap selama kurang lebih 16 hari di markas para bandit, sekitar perkampungan Ake dan dikhawatirkan kondisi sandera mulai memburuk.

BACA JUGA: Pasukan Garuda TNI Siap Mengemban Misi Negara di Kongo Afrika

"Dengan sigap Komandan SCD Lulimba Satgas Indo RDB XXXIX-B Monusco bersama Chief Village, Regiment Commander FARDC, Commander Local Police, Team MSF di Kampung Lulimba melaksanakan briefing untuk pelaksanaan negosiasi akhir dalam rangka membebaskan sandera," tambah Daniel.

"Lantas kemudian ditentukan langkah-langkah tepat untuk menindaklanjuti informasi yang telah didapat dengan baik, serta mengantisipasi segala kemungkinan konsekuensi risiko dari dampak situasi kondisi yang nantinya dapat berkembang."

BACA JUGA: Puluhan Anggota TNI AD di Papua Barat Positif Covid-19

Setelah menemukan titik terang dalam proses negosiasi dan mencapai kesepakatan, katanya, akhirnya kelompok bandit tersebut bersedia untuk membebaskan sandera.

"Satgas Indo RDB berperan penting dalam memastikan situasi keamanan terkendali dengan melaksanakan pengamanan ring luar guna mem-back up, dan mengambil tindakan apabila terjadi situasi genting dalam proses terjadinya negosiasi sandera yang terjadi di desa Ake tersebut," ujarnya.

Upaya pelaksanaan negosiasi dapat dilaksanakan dengan berhasil dan dalam keadaan aman, difasilitasi oleh Chief Village dan 2 orang MSF team kepada 3 orang bandit yang bersenjatakan 3 pucuk AK-47.

Meski, kondisi Sarah secara umum stabil tetapi tetap dilakukan pemeriksaan kesehatan secara intensif kepada korban.

Chief dan MSF Team mengapresiasi dan berterima kasih atas kerja keras dalam membantu pembebasan sandera tersebut kepada Satgas TNI RDB dengan melaksanakan patroli, koordinasi serta upaya dukungan lainnya. (ant/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler