Brunei Babak Belur Sebelum Jumpa Timnas Indonesia, Sang Pelatih Angkat Suara

Minggu, 25 Desember 2022 – 11:39 WIB
Para pemain timnas Brunei Darussalam dalam sebuah laga. Foto: Instagram/aasyraffahmi

jpnn.com, KUALA LUMPUR - Brunei Darussalam babak belur dalam dua laga awal Grup A Piala AFF 2022. Hal itu jadi modal buruk menjelang jumpa Timnas indonesia.

Gawang Brunei sudah kebobolan sebanyak 10 kali, masing-masing saat takluk 0-5 dari Thailand dan 1-5 kontra Filipina.

BACA JUGA: Top Skor Piala AFF 2022: Bintang Malaysia Ramaikan Persaingan

Hal itu menempatkan Adi Said dan kawan-kawan terbenam di dasar klasemen Grup A dengan nol poin.

Pelatih Brunei Mario Rivera menilai dua kekalahan yang dialami anak asuhnya di awal Piala AFF 2022 merupakan hal yang wajar.

BACA JUGA: Media Asing Sorot Penampilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Pasalnya, ini kali pertama Brunei tampil di turnamen antarnegara Asia Tenggara itu sejak 26 tahun silam.

"Saya kira suporter kami tak boleh kecewa karena kami tampil di Piala AFF setelah absen 26 tahun. Pemain kami juga sudah tiga tahun tanpa liga, tetapi mampu mengatasi banyak masalah saat latihan," ucap Rivera melalui media sosial Federasi Sepak Bola Brunei.

BACA JUGA: Piala AFF 2022: Malaysia Habisi Laos, Kim Pan Gon Tebar Kalimat Ancaman

"Bisa bermain di Piala AFF 2022 merupakan kesuksesan. Kami harus memanfaatkan turnamen ini untuk mengembangkan para pemain," tambah pria asal Spanyol itu.

Brunei berpotensi menjadi lumbung gol ketika bersua Timnas Indonesia pada Senin (26/12/2022) mendatang.

Melihat fakta itu, Rivera meminta para suporter untuk bersikap realitis terhadap kiprah Brunei di Piala AFF 2022.

"Saya bangga dengan pemain kami, tetapi suporter harus realistis. Pemain kami belum sanggup tampil 90 menit dalam intensitas tinggi."

"Bermain kandang di tempat netral (Malaysia, red), dengan lebih banyak pendukung lawan (Indonesia) tentu menjadi tantangan. Saya tidak bisa merubah tim yang dalam 20 atau 30 tahun tanpa perkembangan hanya dalam tempo 3,5 bulan," tukasnya.

"Saya sangat bangga dengan semua pemain, tapi kami harus realistis, pemain kami belum bisa tampil 90 menit dalam level intensitas tinggi. Bayangkan empat pertandingan dalam sepuluh hari, dengan tiga perjalanan jauh dan penerbangan setiap pagi," ucap Rivera.(mcr15/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler