BSN: Alat Kesehatan Terkalibrasi Percepat Penurunan Kasus Covid-19

Kamis, 27 Mei 2021 – 22:39 WIB
Standar Nasional Satuan Ukuran (SNSU), BSN sebagai lembaga metrologi nasional di Indonesia juga berpartisipasi dalam perbandingan pengukuran. Foto Humas BSN

jpnn.com, JAKARTA - Metrologi memegang peran sentral dalam inovasi ilmiah, industri manufaktur, perdagangan, kesehatan, keselamatan, keamanan dan perlindungan terhadap kepentingan umum.

Menurut Deputi Bidang Standar Nasional Satuan Ukuran Badan Standardisasi Nasional (BSN), Hastori, aktivitas pengukuran ini sangat penting dalam menjamin kesesuaian suatu produk terhadap standar yang diacu.

BACA JUGA: Puan Maharani Hadiri Vaksinasi Covid-19 Massal di Bali

Terutama jaminan bahwa pengukuran yang dilakukan dalam memproduksi barang tersebut telah sesuai, termasuk bagaimana menguji kesesuaian produknya.

Apalagi kondisi saat ini terkait dengan penanganan pandemi Covid-19, penggunaan alat kesehatan yang terkalibrasi, lanjut Hastori, diharapkan  mempercepat penurunan jumlah kasus aktif dan pada akhirnya memulihkan perekonomian nasional. 

BACA JUGA: Jumlah Warga yang Terpapar Covid-19 di RT03 Kelurahan Cilangkap Kembali Meningkat

“Memastikan hasil pengukuran dari alat kesehatan yang digunakan terjamin nilainya dan mampu telusur ke sistem internasional, menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” tegas Hastori dalam seminar memeringati Hari Metrologi Sedunia tahun 2021 secara daring, Kamis (27/5).

Pada kesempatan sama, Deputi Bidang Akreditasi BSN, Donny Purnomo berpendapat, metrologi harus mendapatkan pengakuan internasional.

BACA JUGA: Sebegini Jumlah Dosis Vaksin Covid-19 yang Sudah Diterima Indonesia

Dia melihat, di seluruh dunia ini, lembaga metrologi nasional sedang terus memajukan ilmu pengukuran dengan mengembangkan dan memvalidasi teknik pengukuran baru pada level kepuasan yang diperlukan. 

Oleh karenanya, dalam mengelola Standar Nasional Satuan Ukuran, BSN sebagai lembaga metrologi nasional di Indonesia juga berpartisipasi dalam perbandingan pengukuran yang dikoordinasikan Bureau International des Poids et Mesures (BIPM), untuk memastikan keandalan hasil pengukuran di seluruh dunia.

Donny mengungkapkan, The International Organization of Legal Metrology (OIML) sendiri mengembangkan beberapa rekomendasi internasional khususnya yang berhubungan langsung dengan transaksi perdagangan. Tujuannya untuk meluruskan dan mengharmonisasikan berbagai persyaratan di dunia. 

OIML juga mengoperasikan sistem sertifikasi OIML (OILML-CS) yang memfasilitasi penerimaan internasional dan perdagangan secara global terhadap alat ukur yang terregulasi. 

“Sistem metrologi internasional ini memberi jaminan dan keyakinan bahwa pengukuran yang dihasilkan akurat, menyediakan dasar kuat untuk perdagangan global saat ini dan membantu kita menyiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan,” jelas Donny.

Adapun, pengukuran yang digunakan saat ini menurut dia, adalah suatu sistem yang telah disepakati negara-negara penandatangan konvensi meter. Indonesia adalah salah satu di antaranya, di mana hampir seluruh negara mengadopsi Sistem Internasional Satuan atau sistem metrik.

“Infrastruktur metrologi nasional yang kokoh serta diakui internasional, secara tidak langsung menjamin mutu produk yang dihasilkan industri dan bisa meningkatkan perekonomian nasional” terang Donny. (esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler