Bu Susi Lantik Irjen KKP yang Baru

Kamis, 20 April 2017 – 21:06 WIB
Menteri KKP Susi Pudjiastuti. Foto dok Humas KKP

jpnn.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti melantik Muhammad Yusuf sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) KKP di Gedung Mina Bahari IV, Kamis (20/4), Jakarta.

Yusuf didaulat menggantikan Andha Fauzie Miraza yang memasuki masa pensiun. Sebelumnya, Yusuf pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

BACA JUGA: Bu Susi: Ini Seperti Kapal Asing Boleh Mencuri Ikan Saja

“Saya ucapkan selamat datang Pak Yusuf dalam tim KKP. Saya sudah bekerja bersama bapak mungkin sudah cukup lama, meskipun tidak sama-sama di KKP, waktu bapak masih di PPATK. Saya juga ucapkan terima kasih, selama ini bapak telah menjadi Irjen di KKP. Banyak hal yang kita perbaiki bersama selama saya bekerja bersama,” ungkap Susi dalam pidato pelantikannya.

Susi menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran KKP. Ia meminta seluruh jajaran KKP menggunakan anggaran secara bijak untuk mencapai tujuan dan cita-cita KKP demi menyejahterakan nelayan Indonesia.

BACA JUGA: Bu Susi Batal Ikut Ujian Paket C

Susi mengungkapkan, sumber daya alam kelautan dan perikanan kini menjadi salah satu andalan utama Indonesia untuk meningkatkan pemasukan negara karena sifatnya yang dapat diperbaharui. Untuk itu, ia meminta semua pihak bersama-sama berkomitmen untuk menjaga keberlanjutannya.

“Sumber daya kita yang kaya seperti minyak dan tambang, sudah hampir habis dan tidak akan kembali. Tapi, kita masih punya satu kelautan dan perikanan, sumber daya alam yang renewable, yang bisa terus-menerus sustain dan ada untuk keperluan kita. Tetapi tentu saja hanya kalau kita jaga dengan benar," tandas Susi.(chi/jpnn)

BACA JUGA: President Japan Minta Bu Susi gak Perlu Khawatir

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bu Susi Minta Daftar Nama Ribuan ABK yang Kerja di Jepang


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler