Buka WAN-IFRA, Boediono Ingatkan Tanggung Jawab Media

Rabu, 11 April 2012 – 17:01 WIB
NUSA DUA - Wakil Presiden Boediono mengingatkan pentingnya tanggung jawab media kepada masyarakat. Pernyataan Boediono itu disampaikannya saat membuka World Association of Newspapers and News Publishers (WAN-IFRA) di Bali Nusa Dua Convention Center, Rabu (11/4).

Berpidato dalam Bahasa Inggris, Boediono menyebut beberapa tanggung jawab media dari sisi sosial, ekonomi maupun politik. Dari sisi sosial, tanggung jawab media adalah mencerdaskan dan memberi pendidikan ke publik. "Media memiliki kewajiban mendidik dan mencerahkan publik karena itu menjadi tangung jawab sosial media massa," ucapnya.

Sementara dari sisi politik, kata Boediono, tanggung jawab media adalah membawa proses demokrasi dan mengawalnya. Termasuk di Indonesia, katanya, media berperan besar dalam mengantar demokratisasi.

Boediono menyitir ungkapan pendiri Amerika Serikat, Thomas Jefferson, yang menganggap media tak kalah penting dibanding pemerintah.  Hal itu untuk menggambarkan pentingnya media bagi demokrasi.

Sedangkan secara ekonomi, papar Boediono, media merupakan industri yang mampu menyerap banyak tenaga kerja. Dengan tumbuhnya industri media, sambungnya, diharapkan ketersebaran informasi juga semakin luas.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada itu juga mengatakan, perkembangan tekonologi juga turut memacu tumbuhnya media dalam penyebaran informasi. Kini, katanya, informasi tak hanya disajikan melalui media cetak namun juga melalui internet.

Ia pun berharap teknologi itu akan semakin memudahkan publik mendapatkan informasi yang disuguhkan media. "Sehingga masyarakat juga lebih mudah mendapatkan informasi terkini," paparnya.(fuz/ara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Gempa Besar, Listrik Banda Aceh Mati

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler