Bulog Optimistis, DPR Pesimistis

Terkait Tidak Ada Impor Beras 2013

Senin, 14 Januari 2013 – 14:17 WIB
JAKARTA - Tekad Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) untuk tidak mengimpor beras tahun ini, ditanggapi dingin Komisi IV DPR RI. Mereka ragu, hal tersebut bisa tercapai karena janji serupa pernah diucapkan Dirut Bulog pada awal 2012 lalu.

"Kami pesimis janji Bulog bisa terealisasi. Dan kami yakin, di bulan sembilan (September) atau sepuluh (Desember), Bulog pasti impor beras," kata Yan Siagian, anggota Komisi IV DPR RI dalam rapat dengar pendapat dengan Dirut Perum Bulog Sutarto Alimoeso, Senin (14/1).

Dia lantas mereplay kejadian awal 2012 lalu, di mana saat itu Dirut Bulog mengklaim tidak akan ada impor beras. Nyatanya, pemerintah melalui Bulog tetap mengimpor beras sekitar 1,4 juta ton.

"Kalau janji-janji begini kami tidak percaya lagi. Tahun lalu Bulog janjinya begitu, paling-paling tahun ini tidak ada bedanya," ujar Yan dengan nada sinis.

Kritikan serupa diungkapkan Siswono Yudhohusodo. Mantan Menteri Pertanian di era Orde Baru ini mengatakan, melihat perkembangan cuaca sekarang tipis kemungkinan tidak ada impor. Apalagi Bulog tidak bisa mengatur produksi dan harga beras.

"Kalau stok beras, Bulog bisa atur. Tapi harga dan produksi bukan ranahnya Bulog," ujarnya.

Menjawab itu, Dirut Bulog menyatakan, optimis tahun ini tidak akan ada impor. Indikatornya dilihat dari stok akhir beras di 2013 diperkirakan mencapai 2,2 juta ton. Bulog bahkan menargetkan stok beras bisa menyentuh angka 3,6 juta ton.

"Kami bertekad tahun ini tidak impor. Memang iya tahun lalu kami bertekad tidak impor juga, tapi karena harga beras tahun lalu bergejolak makanya kami akhirnya mengambil jalan impor," tandasnya. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pertamina Operasikan 185 Kapal Tanker BBM

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler