Bunga Diperkosa Enam Orang Secara Bergiliran, Salah Satu Pelaku Ternyata Pacar

Selasa, 09 Maret 2021 – 23:58 WIB
Ilustrasi kasus pemerkosaan anak di bawah umur. Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

jpnn.com, LOMBOK TIMUR - Seorang remaja berusia 16 tahun sebut saja namanya Bunga (bukan nama sebenarnya) di Lombok Timur menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh enam orang pria.

Kasubag Humas Polres Lotim Iptu Lalu Jaharudin mengatakan salah satu tersangka S alias Awan, 18, merupakan pacarnya yang dikenal melalui dunia maya. Bunga diperkosa di sebuah gazebo di tepi sawah di Desa Sakra Lotim, Kamis (4/3) malam.

BACA JUGA: Video Tanpa Busana Disebar ke Medsos, Janda Satu Anak Ini Murka, Ungkap Identitas Pelaku, Ternyata

Dari laporan Sat Reskrim Polres Lombok Timur, pemerkosaan tersebut terjadi saat Bunga diajak keluar jalan jalan oleh S. Awalnya Bunga menolak namun S mengiming-imingi akan menikahi Bunga. Bungapun luluh dan mengikuti S yang di ikut dua orang yang teman S

S ternyata membawa Bunga ke gazebo di tengah sawah. Ternyata di TKP tersebut sudah menunggu tiga teman S yang lain.

BACA JUGA: Ternak Warga Sering Hilang, Ternyata Ini Pelakunya, Baru Selesai Memangsa Kambing

Lalu Jaharudin menjelaskan di gazebo ini Bunga gilir oleh S bersama lima orang lainnya. Bunga sempat memohon agar tidak tidak diperkosa namun tidak digubris oleh para pelaku.

"Jadi korban diperkosa secara bergiliran, pelakunya pacar korban dan lima orang lainnya yang juga teman S," ujar Kasubbag Humas.

Puas melampiaskan nafsu bejatnya Bunga dikembalikan kerumahnya oleh pelaku.

Bunga menceritakan kejadian yang menimpa dirinya ke kedua orang tuanya. Mendengar cerita Bunga kedua orang tua melaporkan tindak pidana pemerkosaan terhadap anaknya ke Unit PPA Satreskrim Polres Lotim pada Jumat (5/3).

Menerima laporan tersebut Unit PPA Satreskrim Polres Lotim langsung melakukan visum terhadap Bunga serta meminta keterangan korban dan saksi.

BACA JUGA: Abdul Rauf Tewas Dikeroyok, MJ Sudah Ditangkap, Polisi: Pelaku Lain Masih Diburu

Sejumlah barang bukti berupa pakaian korban juga diamankan. Korban sendiri belum bisa memberikan keterangan lengkap karena masih trauma.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler