Bupati Eka Ancam Cabut Izin Hotel yang Menolak Karantina PMI

Senin, 20 April 2020 – 20:01 WIB
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Tanah Lot Art & Food Festival 3, di Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (13/3). Foto Istimewa

jpnn.com, TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengeluarkan Instruksi tegas terkait lokasi karantina bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari daerahnya.

Ia mewajibkan hotel dan penginapan menerima para PMI yang telah melakukan rapid test corona. Jika menolak, izin operasional penginapan atau hotel tersebut terancam dicabut.

BACA JUGA: Respons Cepat Menaker pada PMI yang Terpapar Virus Corona  

“Para PMI asal Tabanan tidak perlu khawatir tentang lokasi karantina, karena kami tidak segan mencabut izin operasional hotel yang menolak PMI ber-KTP Tabanan,” kata Bupat Eka melalui konferensi video, Senin (20/4).

Ketua Harian Gugus Tugas Satgas COVID-19 Kabupaten Tabanan I Gede Susila menambahkan, para PMI harus diperlakukan manusiawi.

BACA JUGA: Tanah Lot Art & Food Festival Dibuka, Bupati Eka Berharap Kunjungan Wisatawan Kembali Normal

“Tidak ada alasan untuk menolak kedatangan mereka apalagi kepulangan mereka juga sudah melewati prosedur yang sangat ketat. PMI juga manusia jadi harus diperlalukan dengan manusiawi,” ujar Susila.

Susila berharap tidak ada ketakutan dan kekhawatiran masyarakat terhadap kepulangan PMI dari luar negeri. Apalagi sampai ada penolakan.

BACA JUGA: Jurus Terbaru Bupati Tabanan agar Turis Makin Berkesan

“Satgas yang dibentuk di Desa Adat maupun Desa Dinas memiliki kewajiban untuk mengawasi dan memantau kondisi PMI kami, sehingga tidak ada keresahan maupun kepanikan bagi masyarakat terhadap kehadiran para PMI,” pungkasnya.

Tercatat bahwa Pemkab Tabanan telah memberikan perhatian lebih pada para PMI. Hal ini terlihat dari dikerahkannya empat armada bus sekolah milik Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan yang beroperasi selama 24 jam untuk menjemput para PMI asal Tabanan yang telah menjalani rapid test dan dinyatakan negatif COVID-19.

Selanjutnya para PMI diantar ke sejumlah hotel dan penginapan di wilayah Tabanan yang telah siap untuk melakukan karantina selama 14 hari ke depan.(mg7/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler