Bupati Sleman: Ini Kecerobohan yang Berakibat Fatal

Jumat, 21 Februari 2020 – 22:51 WIB
Proses pencarian siswa SMPN 1 Turi korban terseret arus banjir Sungai Sempor, Sleman, Jumat (21/2). Foto: Antara/HO

jpnn.com, SLEMAN - Bupati Sleman Sri Purnomo menyesalkan kegiatan sekolah berupa susur sungai yang dilaksanakan saat musim hujan karena hal tersebut tindakan yang ceroboh.

"Kejadian kecelakaan air yang menimpa siswa SMPN 1 Turi ini sangat disayangkan, ini merupakan kecerobohan yang berakibat fatal," kata dia di Posko BPBD Sleman di SMPN 1 Turi, Jumat (21/2) malam.

BACA JUGA: Ratusan Siswa SMP di Sleman Hanyut saat Kegiatan Pramuka, Empat Meninggal

Menurut dia, seharusnya pembina Pramuka atau pihak sekolah dapat mempertimbangkan lebih jauh kegiatan susur sungai pada saat musim hujan karena berbahaya.

"Ini kecerobohan, seharusnya dapat dipahami kalau kegiatan di sungai saat hujan itu sangat bahaya," katanya.

BACA JUGA: Basarnas DIY: Enam Siswa Ditemukan Meninggal

Ia mengatakan, semestinya pembina Pramuka dapat memilih kegiatan lainnya yang tidak berisiko tinggi dan tidak harus keluar area sekolah.

"Kegiatan Pramuka itu banyak jenisnya dan bisa dilakukan di lingkungan sekolah, faktor keamanan dan keselamatan harus menjadi pertimbangan utama," katanya.

BACA JUGA: Dua Anak Laki-laki yang Hanyut Belum Ditemukan

Ia meminta peristiwa itu harus menjadi pelajaran semua pihak, terutama sekolah yang hendak melakukan kegiatan luar kelas.

Insiden tersebut bermula saat 250 murid SMP Negeri 1 Turi melakukan kegiatan Pramuka dengan menyusuri Sungai Sempor di Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Ketika melakukan penyusuran tersebut, arus air tiba-tiba deras dan volume air meningkat akibat kiriman dari hulu sungai.

Kepala Basarnas Yogyakarta Wahyu Efendi mengatakan hingga saat ini tercatat enam siswa meninggal akibat hanyut di Sungai Sempor, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Jumat (21/2) sore.

Wahyu mengatakan, pada pukul 19.40 WIB korban keenam ditemukan. Dari 239 siswa yang selamat sudah melapor ke sekolah dan lainnya belum ditemukan. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Siswa   SMP   Yogyakarta  

Terpopuler