Bursa Saham Miskin Sentimen Positif

Senin, 10 Juni 2013 – 07:19 WIB
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami pantulan-pantulan terbatas pada perdagangan awal pekan ini. Akhir pekan lalu IHSG merosot 135,89 poin (2,71 persen) ke level 4.865,32, termasuk indeks kelompok 45 saham unggulan (LQ45) yang terkoreksi 29,75 poin (3,58 persen) ke posisi 801,34.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, sektor yang mengalami pelemahan terbesar antara lain basic industry (-4,40 persen), consumer goods (-4,36 persen), manufacture (4,17 persen), miscellaneous industry (-3,57 persen), property (-2,97 persen), infrastructure (-2,66 prsen), dan finance (-2,44 persen).

Head of Research MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan IHSG pada awal pekan ini diprediksi bergerak di kisaran support 4.825 dan resistance 4.925. Indeks diprediksi tetap bergerak di bawah level psikologis 5.000 poin lantaran sentimen bursa global belum menggembirakan.

"Wall Street masih terjadi anomali dan data ekonomi AS masih lemah. Seperti naiknya pengangguran pada Mei menjadi 7,6 persen dari April 7,5 persen," terangnya.

Meski demikian, indeks Dow Jones bisa menguat lantaran terangkat kredit konsumer AS yang meningkat dari USD 8,4 miliar menjadi USD 11,1 miliar. Hgal itu diharapkan bisa menjadi sentimen positif.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, indeks Dow Jones menguat dan kembali menembus level 15.248. Sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik ke 1.643,38 dan 3.469,22.

Head of Research Trust Securities Reza Priyambada menambahkan, hari ini IHSG akan bergerak pada kisaran support 4.840-4.875 dan resistance 4.996-5.003. indicator MACD (moving average convergence/divergence) bergerak turun dengan histogram negatif memanjang.

Sedangkan grafis RSI, William"s %R, dan Stochastic masih berada di area jenuh beli (oversold). "Laju IHSG sudah kelewat oversold. Saat ini belum ada tanda-tanda up reversal. Posisi wait and see menjadi salah satu pilihan," jelasnya.  

Untuk sepekan ke depan, IHSG diperkirakan berada pada rentang support 4.737-4.812 dan resistance 4.992-5.115. Reza memaparkan, saat ini pelaku pasar kemungkinan tengah panik.

Karena itu, apabila tidak ada sentimen positif, koreksi bisa berlanjut. "Semoga koreksi ini dapat tertahan, mengingat posisi IHSG sudah oversold. Cermati sentimen regional dan dalam negeri, serta perhatikan volume perdagangan sebelum memutuskan untuk entry," paparnya. (gal/oki)

Rekomendasi Saham


Kode        Emiten                        Close    Entry     Target
UNTR       United Tractors           7.500    17.100    18.250
GIAA        Garuda Indonesia          560        540        590
BRPT       Barito Pacific                395        250        420
ADRO      Adaro Energy                840        800        880

BACA ARTIKEL LAINNYA... TelkomVision Diakuisisi Chairul Tanjung

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler