Buru 4 Perampok Pedagang Emas, AKBP Ferry Ferdian Kerahkan Kekuatan Penuh

Kamis, 22 September 2022 – 04:22 WIB
Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian sedang membesuk korban perampokan. (Antara/HO-Dok Humas Polres Agam)

jpnn.com, LUBUKBASUNG - Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian mengerahkan tim khusus untuk memburu empat perampok dengan kekerasan terhadap Kamaruzaman (47), pedagang emas di Labuah Sampik, Nagari Parik Panjang, Kecamatan Matur, Jumat (16/9), sekitar pukul 16.00 WIB.

Selain dirampok, korban juga ditembak pada bagian paha kaki kanan.

BACA JUGA: Apa Alasan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Gugat Cerai Dedi Mulyadi? Ini

"Tim masih memburu empat tersangka yang kabur seusai melakukan aksinya dengan membawa tas korban yang berisi emas 24 karat seberat 1,2 kilogram dan uang tunai Rp 250 juta," kata AKBP Ferry di Lubukbasung, Rabu.

Dengan kekuatan penuh, katanya, semua tersangka yang terlibat diharapkan bisa ditangkap dan barang bukti yang diambil bisa kembali lagi.

BACA JUGA: Kalimat Menohok Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J buat Ferdy Sambo, Anggota Polri juga Harus Baca

"Saya mohon doanya, semoga tim yang telah saya bentuk berhasil menangkap semua pelaku. Saya langsung memimpin untuk menangkap empat tersangka," katanya.

Dia mengatakan tim khusus dibentuk untuk menangkap empat perampok yang menembak Kamaruzaman.

BACA JUGA: AKP Made Rasa Umumkan Penangkapan Polisi Aipda SAF, Waduh, Kasusnya Gempar

Perampokan itu diawali saat korban bersama adiknya Yuliandri (45) pulang berdagang emas dari Pasar Lawang, Kecamatan Matur.

Sebelum dirampok, korban sempat diintai saat berangkat pulang dari Pasar Lawang menuju rumahnya.

Sesampai di tempat kejadian perkara di Bukik Apik, Jalan Lintas Matur-Padang Luar Bukittinggi, mobil Avanza warna hitam milik korban dengan nomor polisi BA 1219 TD dipepet dan bahkan ditabrak dua kali oleh mobil Kijang nomor polisi B 1830 YG yang dikemudikan para tersangka.

Akibat terdesak dan tidak ada kesempatan untuk menghindar, akhirnya korban memilih berhenti.

Saat itu kawanan perampok langsung menyergap korban dan memaksa untuk membuka pintu mobil sambil menodongkan senjata api.

BACA JUGA: Diterpa Isu Perceraian dengan Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi: Nyi Hyang Selalu Membuat Bahagia

Merasa takut, korban membuka pintu mobilnya dan perampok langsung memukul kepala korban.

Kemudian perampok merampas tas korban yang saat itu berisi emas 24 karat seberat 1,2 kilogram dan uang tunai Rp 250 juta.

Bahkan, korban ditembak di bagian paha sebelah kanannya hingga dilarikan ke Rumah Sakit Ahmad Mukhtar Bukittinggi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara mobil yang dikendarai perampok saat merampok terbakar diduga korsleting.

"Pelaku yang diduga berjumlah empat orang dengan ciri-ciri berpakaian serba hitam langsung meninggalkan mobil yang dikendarai dan berhasil kabur memasuki hutan belantara di daerah Sungai Jariang, Kecamatan Ampekkoto," katanya. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pedagang Emas Ditembak Kawanan Perampok


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler